Dijanjikan Proyek, Kabid Keolahragaan Dispora Kota Cirebon Diduga Tipu Pelaku UMKM
Kepala Bidang (Kabid) Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon, Mulyaman, diduga melakukan penipuan dengan menjanjikan proyek pengadaan seragam atlet dan penyediaan armada bus untuk atlet
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Kepala Bidang (Kabid) Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon, Mulyaman, diduga melakukan penipuan dengan menjanjikan proyek pengadaan seragam atlet dan penyediaan armada bus untuk atlet. Namun, hingga lebih dari setahun berlalu, proyek yang dijanjikan tak kunjung terealisasi.
Abdurrohim pelaku UMKM yang juga mengaku sebagai korban mengungkapkan, kejadian ini bermula pada akhir tahun 2023. Ia dijanjikan proyek pengadaan seragam atlet beserta transportasi oleh Kabid Mulyaman. Namun, janji tersebut hanya tinggal janji. Bahkan dia mengaku, sempat dimintai uang pelicin sebesar Rp5 juta agar proyek segera direalisasikan.
"Awalnya, Kabid Mulyaman meminta Rp20 juta. Tapi saya hanya sanggup memberi Rp5 juta karena saya pengusaha kecil. Saya serahkan uang itu di akhir 2023, tapi sampai sekarang proyek yang dijanjikan tak pernah saya terima," ungkap Abdurrohim, Selasa 11 Februari 2025.
Menurutnya, meski komunikasi dengan Mulyaman masih berjalan, ia hanya terus-menerus diberi janji tanpa ada kepastian. meskipun sering komunikasi, namun yang bersangkutan selalu slow respon. Nyatanya, sampai awal tahun 2025 ini tidak ada realisasi.
Dirinya merasa kecewa dan tidak berharap lebih. Tujuannya, uang bisa kembali untuk perputaran modal. Pasalnya, saat ini kondisi usahanya. Uang sebesar Rp. 5 juta bagi dirinya saat ini sangat besar untuk bisa memutar bisnisnya yang sedang kolaps.
"Saya hanya pelaku UMKM dengan modal pas-pasan. Saya tidak lagi berharap proyek itu, saya hanya ingin uang saya kembali," harapnya.
Dia menambahkan, uang sebesar Rp5 juta mungkin jumlah yang kecil bagi seorang pejabat. Anehnya, kenapa sampai saat ini tidak dikembalikan juga. Padahal dua yakin, kalau niat baik akan sangat gampang mengembalikan uang sebesar itu.
"Saat ini, usaha konveksi dan agen travel saya sedang sepi. Jadi uang itu benar-benar saya butuhkan," tukasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kabid Keolahragaan Dispora Kota Cirebon, Mulyaman, belum memberikan tanggapan terkait dugaan penipuan ini. Saat dikonfirmasi melalui telepon maupun pesan WhatsApp, ia tidak merespons. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

