Pekerja Diimbau Waspada Terkait Penipuan BSU 2026, Kemnaker: Jangan Mudah Percaya

Kemnaker mengimbau agar para pekerja jangan mudah percaya pada informasi terkait penipuan yang berkaitan dengan BSU 2026.

Pekerja Diimbau Waspada Terkait Penipuan BSU 2026, Kemnaker: Jangan Mudah Percaya
BSU 2026.

INILAHKORAN, Bandung - Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 saat ini tengah dalam proses untuk pencairan di bulan November hingga Desember.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau kepada seluruh pekerja agar mewaspadai tautan palsu dan pesan berantai yang mengatasnamakan BSU 2026.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, meminta para pekerja tidak sembarangan mengeklik tautan atau memberikan data pribadi, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), kepada pihak yang tidak terverifikasi.

Indah mengingatkan para pekerja agar tidak mudah percaya pada informasi yang mengatasnamakan Kemnaker dan BSU 2026.

“Jangan mudah percaya pada informasi di luar kanal resmi Kemnaker dan jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas,” tutur Indah.

penipuan BSU dapat dilakukan melalui pesan berantai WhatsApp atau pesan langsung (direct message/DM) yang menyertakan tautan palsu.

Pekerja perlu waspada jika tautan tersebut meminta data pribadi atau menjanjikan pencairan BSU 2026 dengan cara yang tidak jelas.

Logo Kemnaker yang tercantum pada pesan atau situs juga tidak menjamin keaslian informasi. Informasi resmi mengenai BSU dapat dipantau melalui kanal komunikasi Kemnaker dan laman bsu.kemnaker.go.id.

Jika laman tersebut belum dapat diakses, pekerja diminta menunggu pengumuman resmi dan tidak menggunakan tautan alternatif yang belum terverifikasi.***


Editor : Irma Nurfajri