Diprediksi Lonjakan Pemudik Pada Idul Fitri 1443 Hijriyah, Polri Antisipasi Kepadatan Dengan Gage dan One Way

Polri akan menerapan sistem ganjil genap (gage) dan akan menerapkan sistem one way di 6 titik jalan tol pada Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Diprediksi Lonjakan Pemudik Pada Idul Fitri 1443 Hijriyah, Polri Antisipasi Kepadatan Dengan Gage dan One Way
Ilustrasi/ Diprediksi Lonjakan Pemudik Pada Idul Fitri 1443 Hijriyah, Polri Antisipasi Kepadatan Dengan Gage dan One Way

INILAHKORAN, Bandung – Polri akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan pemudik jelang Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Diperikirakan, pada Idul Fitri 1443 Hijriyah akan alami lonjakan besar kepadatan pemudik.

Polri akan menerapan sistem ganjil genap (gage) dan akan menerapkan sistem one way di 6 titik jalan tol pada Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Baca Juga: Ini Pesan Bupati Cirebon Imron Bagi Warganya Yang Akan Mudik Lebaran 2022

Hal tersebut diungkapkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dilansir dari PMJ News, Jumat, 22 April 2022.

"Pola yang dibuat oleh personel lalu lintas, kita melakukan one way pada pada hari-hari tertentu khususnya di tanggal 28, 29, 30 April dan juga baliknya,” kata Ahmad Ramadhan.

“Di mana permasalahan yang kita lihat, ada potensi-potensi kemacetan,” imbuhnya.

Baca Juga: Lirik Lagu​ Kisah Sempurna – Mahalini

Ahmad Ramadhan mencontohkan titik yang berpotensi terjadi kemacetan. “Dan itu biasanya lalu lintas biasanya ketika jalan besar di ujungnya kecil secara otomatis akan mempengaruhi kemacetan," ucapnya.

Ditambahkan Ramadhan, 6 titik one way tersebut adalah arah Merak di KM 26; arah Cikampek mulai dari KM 48 sampai dengan KM 50, dari 5 lajur sampai 3 lajur;

Kemudian arah Cikampek dari KM 31 sampai KM 37 dari 4 lajur menjadi 3 lajur; arah Cikampek dari KM 70 sampai dengan KM 72 dari 3 lajur menjadi 2 lajur;

Baca Juga: Belum Hari H Debut, Album LE SSERAFIM 'FEARLESS' Sudah Terjual 270.000 Kopi Selama Pre-Order

Selanjutnya arah Jakarta dari KM 66 ke 62 dari 6 lajur menjadi 3 lajur; dan arah Jakarta dari KM 54 sampai dengan KM 54:500 dari 5 lajur menjadi 3 lajur.

“Ini sesuatu yang alami ketika jalan besar kemudian mengecil, dia akan macet dan insidentil juga ketika ada mobil mogok ataupun mobil insiden, satu ruas saja ketika dia terjadi insiden,” tutur Ahmad Ramadhan.

“Maka akan mempengaruhi kelancaran lalu lintas, namun itu bukan menjadi halangan bagi warga, antisipasi itu telah dilakukan sejak awal oleh personil di lapangan," sambungnya.

Baca Juga: 25 BUMN Adakan Mudik Gratis, 510 Bus Disediakan untuk 40 Ribu Pemudik

Ramadhan melanjutkan, demi kelancaran arus mudik maupun balik petugas lalu lintas akan memberlakukan one way dari KM 40-an sampai KM 414 Kalikangkung.***


Editor : inilahkoran