Dirumorkan Hengkang dari Persib, Federico Barba Akui Rindu Keluarga
Bek asing Persib Bandung Federico Barba angkat bicara mengenai rumor yang menghampirinya saat ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Bek asing Persib Bandung Federico Barba angkat bicara mengenai rumor yang menghampirinya saat ini.
Federico Barba dirumorkan akan bergabung tim Liga 2 Italia, Pescara dengan status pinjaman dari Persib Bandung pada bursa transfer paruh musim 2025-2026.
Rumor tersebut beredar luas di media sosial setelah disampaikan oleh salah satu media Italia. Bahkan dinyatakan telah deal.
Federico Barba mengaku belum bisa membenarkan rumor tersebut. Sebab baginya bursa transfer paruh musim 2025-2026 belum dibuka.
“Tapi sejujurnya, saya rindu keluarga saya dan saya sedang memasuki periode yang rumit,” ungkap Barba di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Selasa 23 Desember 2025.
Bek asal Italia ini mengaku sempat sakit dan masuk ke rumah sakit. Menurutnya, tidak mudah untuk menjalani karir sepak bola di Indonesia.
“Tapi sekarang saya masih di sini, saya masih menjadi pemain Persib dan saya mengerahkan segenap kemampuan,” tegasnya.
Meski demikian, bek bernomor punggung 93 ini mengaku belum mengetahui mengenai masa depannya. Apakah akan tetap di Persib atau menerima tawaran dari klub lain.
“Untuk saat ini, saya belum tahu. Karena jendela transfer belum dimulai. Tapi seperti yang saya katakan, saya sedang berada di periode yang tidak mudah sejujurnya. Mungkin ini bisa dirasakan oleh anda, oleh Barba atau mungkin tidak hanya atlet. Karena saya sudah bermain sepak bola pada beberapa tahun dan saya juga pernah sakit, tapi saya belum pernah seperti ini,” tuturnya.
Sejak saat itu, ia mengaku mengalami kesulitan untuk memulai kembali latihan. Ditambah lagi, Barba mengaku merindukan keluarganya.
“Jadi saya selama periode ini merasa cukup aneh. Saya suka kalian, saya suka fans, saya suka semuanya, tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya hanya fokus untuk apa yang akan dihadapi sekarang,” tegasnya.
Editor : Doni Ramdhani

