Disdagin Kota Bandung Pastikan Harga dan Pasokan Stabil Jelang Nataru

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan, harga kebutuhan pokok dan ketersediaan pasokan masih dalam kondisi aman menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Disdagin Kota Bandung Pastikan Harga dan Pasokan Stabil Jelang Nataru

INILAHKORAN. ID- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan, harga kebutuhan pokok dan ketersediaan pasokan masih dalam kondisi aman menjelang Natal dan Tahun Baru (nataru).

Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menegaskan, pemerintah terus memantau perkembangan harga di lapangan agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Insya Allah kami terus memonitor untuk ketersediaan, kemudian juga untuk harganya. Jadi kami berharap kepada masyarakat jangan panic buying,” kata Ronny Ahmad Nurudin pada Kamis 4 Desember 2025.

Sebagai langkah pengendalian inflasi, pihaknya kembali menggelar Bazar Murah Utama atau Bazmut. Kegiatan itu, berlangsung sejak 24 November hingga 5 Desember dan digelar di 30 kecamatan.

Ronny menjelaskan, pelaksanaan Bazmut merupakan hasil kolaborasi antara Disdagin, para pengusaha ritel, distributor dan unsur kewilayahan. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pelaku unggulan dari masing-masing kecamatan.

“Bazmut ini hasil kerja sama kita dengan para pengusaha retail, distributor dan dibantu unsur kewilayahan. Di situ juga ada tenant untuk para pelaku unggulan dari setiap kecamatan,” ucapnya.

Menurut ia, sejumlah komoditas dijual di Bazmut dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan terutama cabai rawit merah dan bawang merah. “Cabai rawit merah tadi itu dari Rp70.000 ke Rp80.000 per kilogram. Kemudian bawang merah dari Rp40.000 ke Rp50.000 per kilogram. Sayuran relatif stabil,” ujar dia.

Sementara itu, harga beras SPHP di Bazmut berada di angka Rp58.000, lebih rendah dari harga pasar yang sesuai HET yakni Rp62.800. harga daging sapi di Basmut juga mengalami penurunan dibandingkan harga pasar. “Di Bazmut, alhamdulillah ada perbedaannya sekitar Rp10.000 sampai Rp15.000,” tuturnya.

Adapun harga daging sapi di pasar saat ini, berada di kisaran Rp140.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam berada di angka rata-rata Rp40.000 per kilogram. Menjelang perayaan nataru, Ronny memperkirakan kebutuhan masyarakat akan meningkat. Namun ia memastikan stok bahan pangan masih mencukupi.

“Prediksi biasanya menjelang nataru kebutuhan lebih banyak, tetapi kami pastikan ketersediaan aman. Termasuk ketersediaan beras,” ujar dia.

Terkait kondisi cuaca yang belakangan ini ekstrem, pihaknya menyebut distribusi barang sejauh ini masih berjalan lancar. “Cuacanya cukup ekstrem, hujan terus. Ya mudah-mudahan untuk distribusinya masih aman. Sekali lagi, kami mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan berlebihan yang justru dapat memicu gejolak harga," tandasnya.***


Editor : JakaPermana