Disdik Cari Informasi Akurat Soal Pelajar Ikut 'Kelompok Hitam"
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dewi Sartika akan mencari informasi yang lebih akurat terkait oknum pelajar yang tergabung dengan kelompok baju hitam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dewi Sartika akan mencari informasi yang lebih akurat terkait oknum pelajar yang tergabung dengan kelompok baju hitam.
Itu menyusul adanya dugaan aksi vandalisme dan meresahkan masyarakat yang dilakukan mereka pada perayaan Hari Buruh Internasional atau Mayday, Rabu (1/5/2019) kemarin.
"Hari ini akan mencari informasi yang lebih akurat, seperti apa, dari sekolah mana, ada berapa orang, misalnya ada yang SMP yang SMA dan sebagainya," ujar Dewi usai Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2019, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (2/5/2019).
Menurutnya dalam pendidikan terdapat tiga zona. Selain zona sekolah juga ada zona keluarga dan zona masyarakat. Menurut Dewi, tiga zona ini sangat berhubungan guna mencetak pelajar yang unggul. Bilamana hal tersebut dapat diaplikasikan maka dapat mengantisipasi para siswa didik agar tidak melakukan kegiatan yang merugikan.
"Jadi tentu (tiga zona) ini sangat berhubungan juga bagaimana dengan pengasuhan anak di rumah dankemudian di sekolah dan antara rumah dan sekolah, jadi itu adalah masyarakat dalam hal ini," katanya.
Karena itu, lanjut dia, terkait kejadian yang dilakukan kelompok remaja pada perayaan Mayday terebut seluruh pihak perlu turun tangan. Agar generasi muda kian giat melaksanakan kegiatan yang lebih positif baik itu di sekolah maupun bermasyarakat.
"Jadi tentu ini merupakan tanggung jawab bersama terkait kejadian kemarin," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pada Hari Pendidikan ini ada relevansi dengan aksi yang dilakukan kelompok remaja tersebut. Di mana penekanan zona pendidkan, tak terkecuali zona keluarga harus dimaksimalkan guna mengantisipasi hal serupa kembali terjadi. Sebab, menurut dia, para remaja tersebut hanya mengikuti pergerakan yang terjadi di luar Indonesia.
"Nanti diklasifikasi oleh kepolisian, sekolah di mana dan orang tuanya juga akan dipanggil. Kan di hari pendidikan ini ada relevansinya ya bahwa pendidikan itu ada tiga zona, zona keluarga, zona sekolah dan zona masyarakat," ujar Ridwan Kamil. (Rianto Nurdiansyah)
Editor : JakaPermana

