Dishub: Jika Tidak Ada Kepentingan Mendesak Urungkan ke Bandung

Jumat (25/2/2022) memasuki pekan ketiga diberlakukannya ganjil genap di Kota Bandung. Satgas Covid-19 Bandung juga memberlakukan penutupan

Dishub: Jika Tidak Ada Kepentingan Mendesak Urungkan ke Bandung
Setaip akhir pekan selama PPKM level 3 Polres Cirebon Kota memberlakukan ganjil genap bagi kendaraan luar daerah selain Ciayumajakuning.



INILAHKORAN, Bandung - Hari ini, Jumat (25/2/2022) memasuki pekan ketiga diberlakukannya ganjil genap di Kota Bandung. Selain penerapan kembali ganjil genap, Satgas Covid-19 Kota Bandung juga memberlakukan penutupan jalan.

"Kalau tidak ada kepentingan mendesak urungkan ke Bandung karena Pemkot Bandung dan Polri TNI, tengah memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi dengan adanya varian baru omicron," ungkap Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan Kota Bandung Asep Kuswara, saat dihubungi via ponselnya.

Asep menuturkan, pemberlakuan ganjil genal dilakukan di la titik gate tol. Diantaranya gerbang tol yakni Pasteur, Buah Batu, Moch Toha, Kopo dan Pasirkoja.

Baca Juga: Giring PSI Sebut 9 Nama Capres 2024 Pilihan Rakyat, Ada Ganjar Pranowo hingga Najwa Shihab

Adapun penerapannya, pada Jumat ini, dimulai pukul 14.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB. Untuk Sabtu dan Minggu pukul 07.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB untuk shift satu. Sedangkan shift dua pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Sementara untuk penutupan jalan diberlakukan di tiga titik, yang diantaranya Jalan Lengkong Kecil, Jalan Dipatiukur dan sepenggal Jalan Asia Afrika dari Jalan Tamblong hingga Alun-alun Bandung.

Baca Juga: BTS Jadi Artis Pertama yang Memenangkan IFPI Global Recording Artist Of The Year Dua Kali Berturut-turut

"Jadi kalau tidak ada kepentingan mendesak jangan ke kota Bandung. Kita juga himbau masyarakat yang masuk aglomerasi, untuk tetap taati protokol kesehatan,"pungkasnya. ***


Editor : inilahkoran