Dishub KBB Genjot Pemasangan PJU, 70 Persen Target Tahun Ini Rampung
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mempercepat pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama di wilayah rawan kecelakaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mempercepat pemasangan penerangan Jalan Umum (PJU) guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama di wilayah rawan kecelakaan.
Hingga November 2025, progres pemasangan telah mencapai sekitar 70 persen dari total 316 titik yang ditargetkan tahun ini.
Kepala dishub KBB, Mochamad Ridwan, didampingi Kepala Bidang Teknik Prasarana dishub KBB, Heri Aripin, menjelaskan bahwa program pemasangan PJU tahun ini difokuskan di wilayah tengah, selatan, dan utara, dengan prioritas pada ruas jalan kabupaten dan jalan poros desa.
"pemasangan PJU ini merupakan respons terhadap aspirasi masyarakat. Usulan atau proposal yang masuk kami tindak lanjuti dengan prinsip first in, first out," kata Ridwan saat ditemui di Lembang, Kamis 13 November 2025.
Usulan yang pertama masuk, itu menjadi prioritas. Dari total 10 ribu proposal yang masuk dari tahun 2023–2024, yang terakomodir 316 titik cahaya," ujar Ridwan di Lembang, Rabu 13 November 2025.
Dari sekitar 10 ribu proposal pemasangan PJU yang diterima, sebut Ridwan, sebagian tidak memenuhi kriteria teknis karena berada di gang sempit atau area persawahan yang tidak termasuk dalam rencana jaringan jalan kabupaten.
Saat ini, jumlah titik cahaya yang sudah terpasang mencapai sekitar 11 ribu, sementara kebutuhan idealnya mencapai lebih dari 21 ribu titik cahaya untuk seluruh wilayah Bandung Barat.
"Masih ada kekurangan sekitar 10 ribu titik cahaya. Pemasangan akan dilakukan bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran," tuturnya.
Untuk tahun 2026, lanjut Ridwan, dishub KBB telah menyiapkan rencana pemasangan 667 titik baru, mencakup jalan kabupaten dan poros desa. Setiap titik pemasangan memerlukan biaya yang cukup besar, yakni sekitar Rp17 juta untuk jalan kabupaten dan Rp15 juta untuk jalan desa.
"Harga tiang saja sekitar Rp8 juta, sedangkan lampunya antara Rp3 juta hingga Rp4,5 juta per unit," ungkapnya.
Selain memperluas jangkauan penerangan jalan, tegas Ridwan, Dishub juga berkomitmen menjaga kualitas dan keberlanjutan fasilitas PJU agar mampu menciptakan jalan yang berkeselamatan bagi masyarakat Bandung Barat.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar ikut menjaga PJU yang terpasang.
"Pemerintah yang membangun dan memelihara, sementara masyarakat sebagai penerima manfaat harus ikut menjaga dari aksi pencurian dan perusakan," tukasnya. ***
Editor : JakaPermana

