INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengalokasikan
anggaran Rp 2.1 miliar untuk kegiatan
Padat Karya di 30 kecamatan. Setiap kecamatan akan diberikan
anggaran kurang lebih Rp 77 juta, dan dikerjakan selama 10 hari oleh 40 pekerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker)
Kota Bandung Andri Darusman mengatakan, alokasi
anggaran tersebut menyusul adanya kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Para peserta akan diberikan Rp 133 ribu per hari selama kegiatan
Padat Karya.
"Harapan kita bahwa pesertanya itu mereka yang terkena dampak, dan penghasilannya di bawah UMK, serta yang tidak dapat bantuan sosial sehingga bisa ikut
Padat Karya dengan mendaftar ke LPM atau Forum RW," kata Andri Darusman, Selasa 20 September 2022.
Adapun kegiatan
Padat Karya yang akan dilaksanakan nanti, dikemukakan Andri Darusman diantaranya melakukan pembersihan lingkungan. Contoh membersihkan vandalisme, yang hasilnya akan dilaporkan kepada
Disnaker Kota Bandung.
"Kita akan mulai pada 22 September di Kecamatan Rancasari, Gedebage, dan Bandung Kidul. Sementara akan dilaksanakan di 27 kecematan, dan tiga kecamatan lainnya dilaksanakan setelah perubahan. Diantaranya Kecamatan Batununggal, Arcamanik dan Cibeunying Kidul," ucapnya. *** (yogo triastopo)