Dispusip Hadirkan Perpustakaan Keliling di CFD

Sebanyak 600 buku terpajang rapi di sebuah mobil khusus. Perpustakaan keliling itu merupakan inisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Bandung untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Dispusip Hadirkan Perpustakaan Keliling di CFD
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Sebanyak 600 buku terpajang rapi di sebuah mobil khusus. Perpustakaan keliling itu merupakan inisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Bandung untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Memang tidak begitu banyak masyarakat yang datang ke mobil perpustakaan keliling itu. Namun secara menyeluruh, mereka yang datang itu sudah terbiasa berlangganan.

Petugas Pelayanan Perpustakaan Bandung Asep Sunandar mengatakan, ketertarikan masayarakat Kota Bandung untum membaca buku relatif sedikit menurun. Animo itu pun semakin menurun dengan maraknya kehadiran gadget.

Dia tak memungkiri kini informasi lebih mudah diakses menggunakan gadget. Kehadiran ponsel itu pun bisa mengefisienkan waktu yang dibutuhkan. 

Namun, Asep menyebutkan membaca buku akan melatih logika berpikir. Dalam hal ini, pembaca tidak langsung disuguhkan opini dari penulis, namun ada banyak penjelasan yang dikemukakan penulis dalam buku tersebut untuk dipahami agar si pembaca bisa menyimpulkan opininya sendiri. 

"Tapi yang minat masih banyak yang diadakan perpustakaan keliling ini Kota Bandung," kata Asep di kawasan car free day (CFD) Dago, Minggu (16/6/2019).

Dia menambahkan, ada banyak buku yang disediakan perpustakaan keliling tersebut. Mulai dari buku-buku manajeman, sejarah, ensiklopedia, hingga referensi lainnya. Seperti karya referensi atau ringkasan yang menyediakan rangkuman informasi dari semua cabang pengetahuan atau dari bidang tertentu. 

Selain di Car Free Day (CFD) Dago, pihaknya juga datang ke sekolah-sekolah. Misalnya, SDN Coblong, Cibiru sampai ke Cimindi. 

"Dari Senin sampai Jumat Biasanya kita ke sekolah-sekolah. Kita mendekatkan kepada masyarakat. Saya berharap perpustakaan di kota Bandung itu lebih bisa bermanfaat," tambahnya. (Okky Adiana)


Editor : Doni Ramdhani