Diterjang Longsor, Akses Jalan Penghubung KBB dan Kabupaten Subang Terputus
Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Salah satunya seperti yang terjadi di jalan raya alternatif penghubung KBB dan Subang tepatnya di Kampung Puncak Eurad, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, KBB, pada Minggu 7 Mei 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Salah satunya seperti yang terjadi di jalan raya alternatif penghubung KBB dan Subang tepatnya di Kampung Puncak Eurad, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, KBB, pada Minggu 7 Mei 2023.
Akibat bencana longsor tersebut, jalan penghubung KBB dan Subang tersebut sempat terputus lantaran tertimbun longsor dan membuat arus lalu lintas terhenti.
Kini, akses jalan bisa kembali digunakan usai petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB bersama masyarakat sekitar bergotong-royong melakukan evakuasi material longsor yang menutupi jalan ke Subang itu.
"longsor tersebut terjadi kemarin sekitar 15.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hari mengguyur wilayah tersebut," ungkap Petugas Lapangan BPBD KBB Rudi Wibiksana di lokasi kejadian, Senin 8 Mei 2023.
Ia menyebut, berdasarkan hasil asesmen ada enam titik longsor sepanjang jalur perbatasan KBB dan Kabupaten Subang.
Selain faktor hujan deras, sambung dia, longsor ini juga dipicu oleh kontur tanah yang labil di tebing sepanjang jalan.
"Semuanya ada enam titik longsor di sepanjang jalan. Peristiwa longsor ini diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi dan kemiringan tebing kurang lebih 90 derajat," sebut Rudi.
Lebih lanjut ia menuturkan, material longsor yang didominasi tanah itu menimbun badan jalan sehingga petugas perlu menerjunkan alat berat untuk melakukan evakuasi.
"Kami membuka akses jalan yang tertimbun longsor dengan cara manual kerja bakti bersama masyarakat Desa Wangunharja dan dibantu oleh masyarakat Desa Cupunagara," tuturnya.
"Proses evakuasi juga melibatkan alat berat beko yang diturunkan dari BPBD Kabupaten Subang satu unit," sambungnya.
Meski begitu, sambung dia, akses jalan dari kedua arah sudah terbuka untuk kendaraan roda dua. Namun, untuk kendaraan roda empat belum bisa melintas karena akses jalan yang berada di wilayah Subang belum terbuka sepenuhnya lantaran masih proses evakuasi material longsor.
"Kami melakukan koordinasi dengan Damkar unit Lembang untuk melakukan penyemprotan sisa-sisa lumpur material longsor," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

