Ditunjuk Prabowo Bangun 1.500 Jembatan, KSAD Maruli Simanjuntak Bakal Mulai dari Daerah Bencana Sumatera
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendapatkan tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto, yakni menjadi penanggungjawab pembangunan jembatan di seluruh Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendapatkan tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto, yakni menjadi penanggungjawab pembangunan jembatan di seluruh Indonesia.
Pembangunan jembatan tersebut berfokus pada daerah pelosok dan terdampak bencana yang masih menghadapi masalah aksesibilitas.
"Presiden sudah menyampaikan, saya bertanggungjawab untuk pembangunan jembatan di seluruh Indonesia," ungkap KSAD Maruli Simanjuntak di Cimahi, Senin 15 Desember 2025.
Tugas besar tersebut ditopang dengan target membangun sekitar 1.500 jembatan secara nasional.
Menurutnya, langkah pertama bakal dimulai dari daerah terdampak bencana di Sumatera, yang dijadikan titik awal implementasi program ini.
"Kita mulai sekarang dengan membangun jembatan di daerah-daerah terdampak bencana Sumatera dulu," ujarnya.
Untuk tahap awal 2026, lanjut Maruli, pihaknya menetapkan target pembangunan 32 jembatan besar di daerah bencana Sumatera yang akan selesai paling lambat akhir Januari.
"Bahkan, dalam minggu pertama Januari saja, akan ada tambahan 6 jembatan yang mulai dibangun, disertai dengan pembangunan jembatan kecil yang sudah disetujui Presiden," imbuhnya.
Dalam pelaksanaannya, terang Maruli, jembatan yang bakal dibangun menggunakan model gantung dan armco yang dimodifikasi untuk meningkatkan kualitas.
Sebelum memperluas program ke daerah lain, pihaknya juga bakal melakukan evaluasi terhadap 30an jembatan yang pertama kali selesai dibangun.
"Selain itu, TNI juga akan melatih prajuritnya untuk terlibat langsung dalam pembangunan jembatan tersebut, menjadikan program ini juga sebagai bentuk pemberdayaan sumber daya manusia dalam negeri," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


