DKP Kab Bogor Salurkan 20 Ton Beras Kepada Ribuan Korban Bencana Alam

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan 20 ton beras kepada ribuan korban bencana alam banjir bandang maupun longsor di wilayahnya.

DKP Kab Bogor Salurkan 20 Ton Beras Kepada Ribuan Korban Bencana Alam
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan 20 ton beras kepada ribuan korban bencana alam banjir bandang maupun longsor di wilayahnya.

Plt Kepala DKP Kabupaten Bogor Farida Huriyati mengatakan, hari kedua pascabencana alam banjir bandang dan longsor yang menimpa 22 kecamatan, jajarannya hari ini menyalurkan bantuan 20 ton beras kepada para korban.

"Hari ini dari 20 ton beras, kami bersama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) menyalurkan 1 ton beras ke Kecamatan Sukajaya, 2,5 ton beras ke Kecamatan Jasinga, 2,5 ton beras ke Kecamatan Cigudeg, 1 ton beras ke Desa Bojong Koneng dan 500 Kg beras ke Desa Gubung Geulis, Babakan Madang Gunung Putri, 12,5 ton beras sisanya disimpan di Gudang BPBD dan akan disalurkan kepada para korban bencana alam apabila stock beras mereka habis," kata Farida kepada wartawan di Cibinong, Jumat (3/1/2020).

Dia menambahkan, tahun ini jajarannya akan mengadakan 70 ton beras untuk cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang nantinya disalurkan lagi kepada para korban bencana alam ataupun kebakaran.

"Saat ini CPPD beras kita ada 75,7 ton dan tahun 2020 ini kami anggarkan Rp70 juta untuk membeli 70 ton beras tambahan untuk mengantisipasi naiknya trend jumlah bencana alam ataupun kebakaran," tambahnya.

Farida menuturkan selain CPPD, Pemkab Bogor juga sudah mengimbau pemerintahan desa untuk menyiapkan Cadangan Pangan Pemerintah Desa (CPPDes). Hal ini karena mereka merupakan aparat pemerintahan terdekat dari lokasi bencana alam.

"Idealnya jika terjadi bencana alam terutama yang bencananya kecil, bantuan pemberian beras itu bisa ditangani pemerintah desa setempat. Oleh karena itu Pemkab Bogor sudah melakukan sosialisasi agar pemerintah desa menyiapkan CPPDes," tuturnya.

Dia melanjutkan, korban bencana alam bisa mendapatkan bantuan beras dan masyarakat bisa lapor ke desa setempat lalu pihak pemerintah desa yang akan lapir ke pihak kecamatan.

"Korban bencana alam bisa lapor ke pemerintah desanya, lalu mereka yang lapir ke pihak kecamatan yang selanjutnya melapor ke BPBD. Setiap jiwa korban bencana alam akan mendapatkan 300 gram beras per hari atau setiap orang orang akan mendapatkan beras seberat 18 kg untuk waktu 60 hari," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani