DLH Kota Bandung Cek Kesiapan Mesin Baru untuk TPS, Penempatan Masih Menunggu Rekomendasi Camat
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung tengah menghadapi tantangan, dalam menyiapkan 25 mesin baru pengelolaan sampah. Selain memastikan ketersediaan mesin, juga masih menunggu rekomendasi dari camat terkait lokasi penempatan apakah di TPS yang sudah ada atau di lokasi baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung tengah menghadapi tantangan, dalam menyiapkan 25 mesin baru pengelolaan sampah. Selain memastikan ketersediaan mesin, juga masih menunggu rekomendasi dari camat terkait lokasi penempatan apakah di TPS yang sudah ada atau di lokasi baru.
“Jadi sekarang total mesin yang akan kita miliki sekitar 42 unit, dari sebelumnya 17 unit,” kata Kepala DLH Kota Bandung, Darto, Selasa 13 Januari 2026.
Mesin-mesin baru ini, mengusung berbagai teknologi antara lain thermal, insulator, pyrolysis, plasma dan kemungkinan RDF. Menurut ia, DLH Kota Bandung saat ini masih melakukan pengecekan ketersediaan mesin di pasaran sebelum pengadaan dilakukan.
“Kami masih mengecek ketersediaan mesin. Teknologinya multi, jadi harus memastikan setiap jenis bisa dioperasikan sesuai kebutuhan,” ucapnya.
Anggaran pengadaan dan operasional mesin baru tersebut mencapai Rp29 miliar. Dana itu, mencakup pembelian alat sekaligus biaya operasional untuk menjalankan mesin.
Terkait lokasi penempatan, Darto menegaskan bahwa DLH Kota Bandung menunggu rekomendasi dari camat setempat. Mesin-mesin ini bisa ditempatkan di tempat penampungan sementara (TPS) yang sudah ada atau di lokasi baru.
“Kami minta rekomendasi dari camat. Bisa di TPS yang sudah ada atau di lokasi baru,” ujar dia.
Langkah tersebut, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengolahan sampah sekaligus memperkenalkan teknologi pengelolaan modern. Meski demikian, penentuan lokasi dan kesiapan operasional menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya.
“Koordinasi dengan camat, dan memastikan mesin dapat dioperasikan dengan baik menjadi fokus kami saat ini,” tandasnya.***
Editor : JakaPermana

