DLH Bandung Rawat 10 Pohon di Jalan Pahlawan yang Kulitnya Dikelupas
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung melakukan perawatan terhadap 10 pohon di Jalan Pahlawan yang mengalami pengerikan atau pengelupasan pada bagian kulit batang. Penanganan dilakukan setelah DLH menerima laporan masyarakat dan informasi serupa melalui media sosial.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengatakan petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sekitar 10 pohon yang mengalami pengerikan pada bagian kulitnya.
“Kemarin kami melakukan pengecekan langsung, dan ternyata memang benar ditemukan tindakan tersebut. Ada sekitar 10 pohon yang mengalami pengerikan, atau pengelupasan pada bagian kulitnya,” kata Darto, Selasa (18/8/2026).
Menurut Darto, pengerikan kulit pohon tersebut kemungkinan dilakukan dengan maksud tertentu, termasuk dugaan untuk merawat tanaman. Namun, setelah diperiksa, tindakan tersebut justru berpotensi membahayakan kesehatan pohon.
Pengelupasan kulit secara berlebihan dapat mengganggu jaringan penting pada batang. Apabila lapisan kulit dipotong terlalu dalam atau mengelilingi batang, jaringan kambium dapat terganggu sehingga proses pertumbuhan dan kesehatan pohon ikut terdampak.
“Justru tindakan itu dapat membahayakan, dan berpotensi menyebabkan pohon mati,” ujarnya.
DLH Bandung Beri Perawatan pada Pohon yang Terluka
Untuk mencegah kondisi pohon semakin memburuk, petugas DLH Kota Bandung langsung melakukan penanganan terhadap 10 pohon tersebut.
Bagian batang yang mengalami luka dibersihkan dan diberikan cairan atau zat aktif untuk mencegah pertumbuhan jamur. DLH juga menggunakan Antracol pada bagian pohon yang mengalami kerusakan.
“Kami juga mengoleskan Antracol untuk mencegah pertumbuhan jamur. Jamur pada tanaman dapat berkembang pada bagian pohon yang terluka, dan berpotensi memperparah kondisi hingga menyebabkan pohon mati,” jelas Darto.
Setelah mendapatkan perawatan, bagian batang yang terluka kemudian ditutup menggunakan karung. Material tersebut dipilih karena dinilai masih memungkinkan adanya sirkulasi udara pada bagian batang.
Petugas kemudian mengikat balutan menggunakan tali berbahan ijuk atau tali aren. Penggunaan tali tersebut bertujuan agar balutan tetap kuat dan tahan lama tanpa memberikan tekanan berlebihan pada batang.
“Tujuannya agar balutan cukup kuat dan tahan lama, tetapi tidak sampai mencekik atau mengganggu pertumbuhan pohon,” ungkapnya.
Pohon Dipantau Selama Minimal Tiga Bulan
Darto menegaskan, penanganan terhadap 10 pohon di Jalan Pahlawan tidak berhenti pada perawatan awal. DLH Kota Bandung akan melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
“Hari ini ada 10 pohon yang kami lakukan perawatan. Mudah-mudahan perawatan ini bisa kami lakukan secara intensif selama minimal tiga bulan,” katanya.
DLH Kota Bandung sejauh ini baru menemukan kasus pengerikan kulit pohon tersebut di kawasan Jalan Pahlawan. Darto berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di lokasi lain, terutama terhadap pohon pelindung yang menjadi bagian dari ruang terbuka hijau Kota Bandung.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pengerikan atau pengelupasan kulit pohon secara sembarangan. Tindakan tersebut justru dapat merusak jaringan pohon dan mengancam keberlangsungan hidupnya.
DLH Minta Warga Segera Melapor
DLH Kota Bandung juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan pohon yang mengalami kerusakan serupa.
Laporan lebih cepat dinilai dapat membantu petugas melakukan pemeriksaan dan menentukan langkah penanganan yang tepat sebelum kondisi pohon semakin parah.
“Kalau masyarakat masih menemukan kejadian serupa, kami mohon segera diinformasikan kepada kami agar kami bisa melakukan tindakan penanganan seperti yang dilakukan hari ini,” ujar Darto.
Ia menambahkan, kerusakan pada kulit batang yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kondisi pohon semakin memburuk. Dalam jangka panjang, pohon berpotensi mengering dan bahkan tumbang.
“Kalau tindakan seperti itu dilakukan, indikasinya pohon bisa lama-kelamaan mengering dan kemudian tumbang. Karena itu kami segera melakukan penanganan,” tuturnya.
Dengan perawatan dan pemantauan intensif selama beberapa bulan, DLH Kota Bandung berharap 10 pohon di Jalan Pahlawan tersebut dapat bertahan, pulih, dan kembali tumbuh dengan baik.***
Editor : JakaPermana

