Doni Salmanan Gemar Menebar Video Kebaikan di Youtube Agar Para Korbannya Tergiur Menjadi Trader

Doni Salmanan kerap menayangkan berbagai video kebaikan di Youtube. Dia pun menayangkan sedang bersedekah sekaligus memamerkan berbagai barang mewah hasil trading.

Doni Salmanan Gemar Menebar Video Kebaikan di Youtube Agar Para Korbannya Tergiur Menjadi Trader
Di PN Bale Bandung, sejumlah saksi mengakui tergiur menjadi trader lantaran Doni Salmanan kerap menayangkan berbagai video kebaikan di Youtube, Kamis 1 September 2022. (dani r nugraha)

INILAHKORAN, Soreang - Doni Salmanan kerap menayangkan berbagai video kebaikan di Youtube. Dia pun menayangkan sedang bersedekah sekaligus memamerkan berbagai barang mewah hasil trading.

Banyaknya tayangan video kebaikan di Youtube Doni Salmanan itu  membuat orang-orang terpukau dan ingin mengikuti jejaknya. Maka tak heran para afiliatornya rela mengeluarkan uang dari ratusan ribu hingga miliaran rupiah.

Salah seorang saksi dalam persidangan perkara binary option Quotex dengan terdakwa Doni Salmanan, Ridwan mengaku melihat berbagai tayangan video kebaikan di Youtube Doni Salmanan yang selalu berbagi kebaikan dan bergelimang harta ini. 

Lantaran hal itu, dia tertarik dan terus mencari tahu aktivitas Doni Salmanan. Dan pada akhirnya, ia mengetahui jika kesuksesan Doni Salmanan yang usianya relatif masih muda serta hanya berpendidikan sekolah dasar (SD) itu adalah bermain trading binary option Quotex.

"Saya melihat Doni Salmanan selalu menebar kebaikan serta memamerkan harta dan berbagai barang mewah diberbagai tayangan video Yotube nya. Ini yang membuat saya termotivasi ikut bermain trading," kata Ridwan satu dari tiga orang saksi kepada Ketua Majelis Hakim Achmad Satibi saat sidang lanjutan dengan terdakwa Doni Salmanan afiliator binary option Quotex di Pengadilan Negeri Bale Bandung, di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis 1 September 2022.

Kemudian, kata Ridwan, ia mengundung aplikasi Quotex dengan menggunakan kode referal atau afilitor Doni Salmanan. Dari sana mulai belajar trading dengan afiliator Doni Salmanan. Karena menjadi member atau berafiliasi dengan Doni Salmanan. Ia mendapatkan arahan metode trading yang diajarkan oleh Doni Salmanan, melalui grup telegram diantaranya ada tiga yakni psikologi, money management, dan strategi.

"Tapi anehnya meskipun kami sudah mengikuti semua yang disarankan oleh Doni Salmanan, tetap saja los atau rugi. Hampir satu tahun saya main trading, uang yang habis Rp1,2 miliar. Dan selama ikut trading uang total yang pernah saya menang sekitar Rp600 juta," ujarnya kepada Majelis Hakim.

Ridwan melanjutkan, semula ia dan para korban trading Quotex lainnya tak mengetahui jika Doni Salmanan sebagai seorang afiliator ia mendapatkan persentase keuntungan dari perusahaan binary option itu hingga mencapai 80 persen. Hal tersebut, mereka ketahui dari beberapa tayangan video Youtube Ical Muhamad salah seorang youtuber yang juga mantan afiliator seperti Doni Salmanan. 

"Awalnya yah kami tidak tahu kalau setiap kekalahan kami itu ada keuntungan bagi afiliator. Itu kami tahu dari tayangan video Ical Muhamad dan dibenarkan oleh penyidik di Bareskrim. Dari sana saya menyadari jika permainan trading ini merugikan," katanya.

Saksi lainya yang bernama Agi, gara-gara kalah trading dengan kerugian sekitar Rp 100 juta, kerap kali ia dan istrinya terlibat pertengkaran. Setelah uang habis dan ia juga harus membayar hutang kepada orang lain, baru sadar dan mengaku bersalah kepada istrinya. 

"Saya mulai tertarik saat Doni Salmanan nyawer Reza Arap Rp1 miliar. Dari sana saya mulai mencari tahu siapa Doni Salmanan ini, dan ingin mengikuti trading. Tujuan saya ikut trading yah cari untung, tapi kenyataanya kalah terus dan saya jadi berpikir apakah aplikasinya ini sudah disetting agar kalah terus," katanya.

Sementata itu, salah satu anggota tim kuasa hukum Doni Salmanan, Patria Purba mengatakan, keterangan tiga orang saksi pada persidangan hari ini, sebenarnya sama saja dengan keterangan saksi-saksi sebelumnya. Yakni masih mengaku sebagai korban. Padahal, mereka bermain dengan resikonya sendiri.

"Dia tahu resikonya, bahwa menang dan kalah adalah bagian dari permainan. Ditambah lagi dia tidak pernah deposit langsung kepada terdakwa tapi langsung ke Quotex nya," kata Purba usai persidangan. 

Purba juga mempertanyakan soal keterangan berbagai saksi yang menyatakan jika member afiliator Doni Salmanan itu kurang lebih ada 25 ribu. Namun yang menjadi pelapor hanya 40 orang. Kemudian yang masuk dalam paguyuban pun hanya 142 orang. Itu artinya, kurang dari 1 persen dari 25 ribu orang yang katanya menjadi korban Doni Salmanan. 

"Nah, kalau kita gunakan logika berarti sisanya menang dong. Kemudian kalau yang kalah itu  meminta uangnya kembali,  berarti yang menang juga harus mengembalikan juga dong," katanya.*** (dani r nugraha)


Editor : Doni Ramdhani