Dorong Destinasi Moslem Friendly Tourism and Indonesia Moslem Travel Indeks, Baznas dan Kemenag KBB Sosialisasikan Layanan Sertifikasi Halal

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama, Kemenag dan Pemda Bandung Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan sertifikasi halal gratis di wilayahnya.

Dorong Destinasi Moslem Friendly Tourism and Indonesia Moslem Travel Indeks, Baznas dan Kemenag KBB Sosialisasikan Layanan Sertifikasi Halal

INILAHKORAN, Ngamprah - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama, Kemenag dan Pemda Bandung Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan sertifikasi halal gratis di wilayahnya.

Digelar secara serentak di Desa Wisata, dalam sosialisasi layanan sertifikasi halal tersebut juga dilaksanakan penyaluran bantuan modal usaha kepada para pelaku UMKM.

"Sosialisasi layanan sertifikasi halal Kemenag serentak dilaksanakan ditiga titik wilayah KBB. Selain itu, kegiatan ini diselenggarakan tidak hanya di wilayah KBB namun digelar secara serentak se-Indonesia," kata Waka 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas KBB Saiful Rachman kepada wartawan.

Saiful menyebut, adapun titik di wilayah KBB lokasinya terbagi di Desa Wisata Gunung Masigit Kecamatan Cipatat dihadiri Ketua Baznas KBB, lalu di Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang dihadiri waka 4 Baznas KBB, dan Desa Mukapayung Kecamatan Cililin dihadiri waka 2 Baznas KBB.

"Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi sertifikasi halal pada pelaku usaha di Desa wisata ini juga bertujuan untuk mendorong Destinasi Moslem Friendly Tourism and Indonesia Moslem Travel Indeks," sebutnya.

Saiful menjelaskan, untuk kegiatan di Desa Mukapayung Cililin dihadiri perwakilan Kemenag KBB, yakni Kepala KUA Cililin, Camat Cililin, Kades Mukapayung, Ketua UPZ Cililin, Ketua UPZ Cihampelas, Sekretaris UPZ Batujajar, dan Ketua UPZ Cipongkor.

Menurutnya, kegiatan layanan sertifikasi halal ini sangat penting dan dibutuhkan oleh pelaku usaha karena berkaitan dengan legalitas kehalalan produk, sehingga konsumen tidak ragu untuk belanja produk UMKM yang sudah memiliki legalitas halal. 

"Selain sertifikasi halal permodalan juga menjadi bagian terpenting dan menjadi kebutuhan yang mendasar bagi pelaku UMKM sehingga perlu menjadi perhatian serius," tuturnya.

Berangkat dari pentingnya permodalan, terang Saiful, dukungan dari Baznas KBB dengan adanya bantuan modal usaha dan penempelan stiker sebagai tanda UMKM binaan Baznas KBB kepada sebanyak 40 pelaku usaha UMKM se-KBB yang dibagi tiga titik lokasi kegiatan.

"Kami berharap usaha yang dijalani UMKM mampu bertahan, berkembang, maju, dan kemudian bisa naik kelas dari mustahik menjadi Muzaki" ujarnya.

Kepala KUA Cililin Gugun Gunawan menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka mengkampanyekan layanan sertifikasi halal produk UMKM dan sekaligus penyerahan sertifikasi hal yang sudah mendaftar.

Sementara Camat Cililin Mustapa mengaku sebagai pemangku kewilayahan di Kecamatan Cililin pihaknya berterima kasih kepada Kemenag melalui KUA Cililin atas pelaksanaan kegiatan pelayanan legalitas produk. 

Pasalnya, dengan adanya kegiatan ini masyarakat menjadi tenang dalam belanja produk dan UMKM pemilik produk menjadi senang produknya dibeli masyarakat tanpa ragu, baik yang berjualan di lokasi area wisata maupun diluar area wisata. 

"Kepada pelaku usaha UMKM yang belum memiliki legalitas halal produknya bisa menghubungi KUA di Kecamatan Cililin atau KUA terdekat dari tempat usahanya untuk membuat sertifikat halal," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti