Tingkatkan Kesiapsiagaan, BAZNAS Gelar Pelatihan Mitigasi Kebakaran di RSB
BAZNAS beri pelatihan dan simulasi mitigasi kebakaran bagi personel Rumah Sehat BAZNAS. Langkah ini dilakukan demi tingkatkan keselamatan fasilitas medis
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar pelatihan dan simulasi mitigasi kebakaran bagi seluruh personel Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Indonesia.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan serta meminimalkan risiko bencana kebakaran di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya preventif demi membangun budaya siaga bencana di lingkungan kerja BAZNAS.
"Dengan kesiapsiagaan yang baik, pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan tetap berlangsung secara optimal, aman, dan tidak terganggu ketika menghadapi potensi bencana maupun keadaan darurat lainnya," ujar Idy di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Minggu (9/8/2026).
Materi pelatihan: Dari Teori K3 Hingga Teknik Pemadaman PASS
Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai aspek keselamatan kerja dan penanganan kondisi darurat.
Materi yang disampaikan meliputi, dasar-dasar dan klasifikasi jenis kebakaran, pengenalan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta Alat Pelindung Diri (APD), dan prosedur keselamatan dan tata cara pemadaman api pada tahap awal.
Selain sesi teori, peserta juga mempraktikkan langsung simulasi pemadaman api menggunakan APAR dengan menerapkan standar internasional teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).
Wakil Kepala BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Taufiq Hidayat, menjelaskan bahwa RSB sebagai fasilitas pelayanan publik memiliki potensi risiko kebakaran yang perlu diantisipasi sejak dini.
"Ilmu ini sangat penting bagi petugas di Rumah Sehat BAZNAS. Sehingga ketika terjadi kebakaran, mereka mampu menanggulangi bahaya tersebut sedini mungkin sebelum meluas," jelas Taufiq.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Klinik RSB Indonesia, Reza Ramdhoni, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, pemahaman mengenai penanganan awal kebakaran dapat meningkatkan perlindungan bagi pasien, tenaga medis, maupun aset klinik.
"Pengetahuan ini meningkatkan kemampuan kami dalam penanganan awal kebakaran. Semoga ini dapat menjaga keselamatan bersama dan meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan Rumah Sehat BAZNAS," pungkas Reza.
Editor : Ahmad Sayuti


