DPRD Jabar Dukung Penuh Keinginan Bank BJB Buka Cabang di DIY
DPRD Jabar mendukung penuh upaya Bank BJB yang akan membuka cabang di Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Hasrat Bank BJB untuk membuka cabang baru di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jabar.
Bahkan Komisi III DPRD Jabar turut mendampingi, kala Bank BJB tengah melobi keinginannya tersebut beberapa waktu lalu. Sebab, sebagai daerah pariwisata dan pendidikan menjadikan DIY sebagai salah satu wilayah potensial untuk dikembangkan.
Wakil Ketua yang juga Koordinator Komisi III DPRD Oleh Soleh mengatakan, keinginan tersebut merupakan bentuk nyata Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencita-citakan adanya kolaborasi dengan DIY untuk pembangunannya, khususnya secara kualitas ekonomi.
Baca Juga: DPRD Jabar Prihatin dengan nasib Guru Honorer, Masih Kurang Perhatian Pemerintah
Terlebih sejauh ini Bank bjb adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbaik yang dimiliki Jabar, dengan dividen terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) selalu tinggi.
"Jawa barat ingin berkolaborasi secara konkret, khususnya agar pembangunan Yogja, bukan berarti Yogja tidak mampu tapi dengan kolaborasi dengan Bank BJB, bisa dapat menaikkan kualitas dan kuantitas. bjb merupakan BUMD terbaik di Provinsi Jawa Barat. Setiap tahun memberikan deviden tidak kurang dari Rp 300-500 juta," ujarnya.
Dia berharap, Bank BJB dapat diterima dan pihaknya juga secara terbuka mengajak bank daerah milik BUMD DIY untuk membuka cabangnya pula di Jawa Barat, guna meningkatkan kolaborasi antar kedua provinsi.
Baca Juga: 'Reinkarnasi' Jadi Karya Kebanggaan Tim GLS SMPN 1 Cipongkor KBB
“BJB ini paling sehat dari sisi manajemennya. Barangkali dapat diterima oleh DIY, mengenai lamaran kami untuk membuka cabang di sini. Jawa Barat sangat mendukung Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY untuk membuka di Jabar. Namun yang pasti, BJB pun ingin membuka di Yogyakarta. Namun demikian yang paling penting, untuk menghilangkan rentenir. Dimana kita dapat meminjamkan tanpa syarat dan tidak memberatkan,” ucapnya.
Sementara Asisten II Bidang Pembangunan dan Sektor Ekonomi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY Trisaktiyana merespon keinginan tersebut. Bahkan Dia meminta Bank bjb untuk memerlihatkan keseriusannya, untuk berkolaborasi bersama membangun daerah. Dia menjelaskan, saat ini BPD DIY juga tengah mengembangkan teknologi digital, guna meningkatkan pelayanan.
"Mau kapan Bank BJB bisa membuka di sini? Jika melihat bjb tadi yang membuka kredit mesra di Bali, kami juga sedang mengembangkan Bank BPD DIY dengan teknologi digitalnya," jelasnya. (Yuliantono)
Editor : inilahkoran

