DPRD KBB Dorong Anak-anak Korban Longsor Cisarua Dapat Dukungan Psikologis
Ketua Komisi IV DPRD KBB Nur Djulaeha mengatakan, anak-anak korban longsor Cisarua jangan hanya diberikan dukungan materiil saja.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketua Komisi IV DPRD KBB Nur Djulaeha mengatakan, anak-anak korban longsor Cisarua jangan hanya diberikan dukungan materiil saja.
"Seharusnya pemerintahan daerah menyediakan para psikolog. anak-anak yang ikut merasakan kejadian, bahkan ada yang menjadi korban dan selamat, ini harus menjadi perhatian," kata Nur, Rabu 28 Januari 2026.
Untuk itu, dia mengaku pihaknya segera berkoordinasi dengan dinas terkait. Sebab, kesehatan mental anak-anak korban longsor Cisarua itu pun relatif penting diperhatikan.
"Nanti saya akan koordinasikan dengan dinas terkait. Upaya pemulihan kondisi mental tersebut harus, harus ada," tambahnya.
Disinggung terkait isu kondisi mental anak-anak terutama SD Karyabakti yang menewaskan dua orang korban, Nur mengakui belum melakukan koordinasi terkait penanganan tersebut.
Meski demikian, dia menegaskan pihak terkait seperti Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) seharusnya menyediakan tenaga psikolog untuk proses penyembuhan (healing) anak-anak.
Sejauh ini, tiga sekolah di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB digunakan sebagai posko bencana. Aktivitas belajar tetap berlangsung melalui sistem daring.
Ketiga sekolah itu kini berperan lebih dari sekadar tempat belajar. Sebagai posko dan lokasi dapur umum bagi korban, SD Pasir Langu, SD Karya Bakti, dan Cinta Bakti menjadi bukti bagaimana dunia pendidikan bertransformasi menjadi titik penyelamatan bagi masyarakat.
Editor : Doni Ramdhani


