Dr Zaidul Akbar Bagikan Resep Anti Ngantuk Usai Sahur

Dr. Zaidul Akbar membagikan tips agar tidak ngantuk setelah sahur

Dr Zaidul Akbar Bagikan Resep Anti Ngantuk Usai Sahur

INILAHKORAN - Menurut ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, rasa kantuk setelah sahur sering kali disebabkan oleh pola makan yang kurang tepat.

Oleh karena itu, memilih menu sahur yang sehat sangat penting untuk menjaga tubuh tetap bugar dan tidak mudah mengantuk.

  1. Konsumsi Lemak Sehat Dr. Zaidul Akbar merekomendasikan konsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti alpukat dan minyak zaitun.

"Lemak ini salah satunya ya minyak zaitun, atau mungkin alpukat itu lemak yang bagus," ujarnya.

Lemak sehat membantu tubuh mendapatkan energi yang lebih stabil tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang dapat memicu kantuk.

  1. Pilih Karbohidrat Sehat Karbohidrat merupakan sumber energi utama, tetapi harus dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk memilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, kentang, atau singkong.

"Jangan terlalu banyak karbohidratnya ya," tegasnya.

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga tidak menyebabkan rasa lemas atau kantuk setelah sahur.

  1. Perbanyak Makanan Berserat dan Berprotein Sayuran dan buah-buahan sebaiknya mendominasi piring saat sahur.

"Kalau mau tetap fit ya sebenarnya adalah 4 per enam dari isi piringnya itu adalah sayuran dan buah-buahan. 1/6-nya adalah protein," kata dr. Zaidul Akbar.

Serat dari sayuran serta protein dari kacang-kacangan seperti kacang hijau dan edamame dapat membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

  1. Racikan Sahur Sehat Dr. Zaidul Akbar merekomendasikan racikan sahur sederhana namun bernutrisi:

"Kalau gampang, saya kasih tipsnya: alpukat satu dikerok, kasih madu sedikit, lalu minum minyak zaitun juga bisa, kemudian air putih. Itu sudah cukup untuk kebutuhan kita," jelasnya.

Menu Sahur untuk Penderita Kolesterol Bagi penderita kolesterol, dr. Zaidul Akbar menyarankan konsumsi makanan berikut:

  1. Kurma – Kaya akan zat besi yang membantu metabolisme tubuh. "Karena kurma itu mengandung Fe atau besi yang terikat dengan sempurna apalagi jika bertemu dengan vitamin C," ujarnya.

  2. Buah Kaya Vitamin C – Seperti jeruk atau semangka, yang membantu penyerapan zat besi dan meningkatkan daya tahan tubuh.

  3. Minyak Zaitun – Baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol. "Minyak zaitun itu menurut sains mengandung MUFA atau monounsaturated fatty acid, salah satu minyak terbaik yang bisa digunakan untuk meningkatkan fungsi jantung, memperbaiki kolesterol," katanya.

Dr. Zaidul Akbar merekomendasikan konsumsi satu sendok makan minyak zaitun sebelum tidur dan setelah sahur, disertai tiga butir kurma basah.

Menu Sahur untuk Penderita Diabetes Bagi penderita diabetes, makanan yang dikonsumsi harus membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Berikut menu yang direkomendasikan:

  1. Karbohidrat Sehat – Seperti beras merah, beras coklat, sorgum, atau umbi-umbian. "Makanan sehat itu seperti beras coklat, beras merah, sorgum atau umbi-umbian juga bisa," ujar dr. Zaidul Akbar.

  2. Serat Tinggi – Rumput laut, kolang kaling, dan cincau hijau membantu menjaga gula darah tetap stabil. "Akan tetapi perlu diingat, beberapa jenis makanan tinggi serat tersebut tidak diolah sebagai es campur," jelasnya.

Es campur sering kali mengandung susu kental manis dan gula cair yang dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Sebaiknya, bahan-bahan tersebut diolah menjadi wedang atau minuman hangat. Sebagai tambahan, dr. Zaidul Akbar juga menyarankan untuk mencampurkan alpukat dan madu ke dalam wedang agar lebih bernutrisi.


Editor : Firda Rachmawati