Dramatis, Pemuda Ini Selamat dari Terjangan Tsunami di Tengah Laut

NAMANYA Usman. Dia secara dramatis lolos dari terjangan tsunami ketika sedang berada di tengah laut. "Alhamdulillah, Allah menyelamatkan saya," ujarnya.

Dramatis, Pemuda Ini Selamat dari Terjangan Tsunami di Tengah Laut
Suasana di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur setelah diterjang Tsunami

NAMANYA Usman. Dia secara dramatis lolos dari terjangan tsunami ketika sedang berada di tengah laut. "Alhamdulillah, Allah menyelamatkan saya," ujarnya.

Usman (27) sedang berada di tengah pantai Basisir, Sabtu (23/12) malam. Seperti biasa, Warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, itu  menempati sebuah bagan untuk menangkap ikan.

Tiba-tiba saja, sekitar pukul 22.00 WIB, Usman dikagetkan gelombang besar. Dia pun panik, dan segera turun dari bagan untuk menaiki perahu demi menyelamatkan diri.

"Saya langsung naik perahu dan gelombang besar menerpa perahu saya sehingga terbalik. Saya mencoba tetap tenang saat itu," ujar Usman kepada INILAHKORAN di lokasi kejadian.

Ketika perahu terbalik dan tak bisa digunakan lagi, Usman pun berusaha sekuat tenaga berenang ke tepi pantai.

"Ketika itu gelap, saya pun hanya dibantu cahaya dari bulan purnama untuk mencapai tepi pantai. Alhamdulillah saya selamat," lanjut dia.
Setibanya di tepi pantai, Usman langsung berlari menuju rumahnya di Desa Sumberjaya. Dia pun kaget, melihat bangunan rumah sudah luluh-lantak diterjang gelombang besar.

"Alhamdulillah keluarga saya juga selamat karena sempat mengungsi ke daerah yang lebih tinggi," tandas Usman.
Camat Sumur, Endin juga melukiskan kepanikan warga ketika tsunami menerjang daerahnya.

"Tiba-tiba mati lampu, ada teriakan keras 'Tsunami' dari bibir pantai. Warga pun berhamburan menyelamatkan diri. Ada yang berlari, menggunakan sepeda motor, hingga mobil kendaraan pribadi," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, tsunami yang terjadi di Selat Sunda, itu telah memakan 20 korban jiwa. Khusus di Sumberjaya, Kecamatan Sumur, delapan tewas dan belasan masih hilang.
 


Editor : inilahkoran