Dua Gunawan untuk Kabupaten Bandung?
Mencuat asa menduetkan Gun Gun Gunawan dengan Sahrul Gunawan di Pilkada Kabupaten Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung- Mencuat asa menduetkan Gun Gun Gunawan dengan Sahrul Gunawan di Pilkada Kabupaten Bandung.
Partai Nasdem tahu diri. Mereka hanya punya lima kursi di DPRD Kabupaten Bandung. Karena itu, mereka tak ngotot hendak menyorongkan kadernya menjadi calon Bupati Bandung pada Pilkada 2020 mendatang.
Partai besutan Surya Paloh itu cukup berbesar hati untuk mengusung calon wakil bupati pada perhelatan demokrasi mendatang. Calonnya pun sudah ada: Sahrul Gunawan.
“Di sini 5 kursi (DPRD) dan calon yang diusung di Kabupaten Bandung adalah Sahrul Gunawan,” ujar Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa di Kabupaten Bandung, Minggu (12/1).
Soal siapa yang akan didampingi aktor sinetron Jin dan Jun itu, Saan menyebutkan pihaknya masih melakukan penjajakan. Dia menyadari, dengan kursi yang ada, mau tak mau, Nasdem harus berkoalisi dengan partai politik lain.
Saan mengatakan masih melakukan penjajakan dengan partai lain seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bandung. Menurutnya, penjajakan masih berproses sekaligus untuk mengetahui calon yang diusung partai lain.
“Dengan Gun Gun (Wakil Bupati Bandung saat ini) salah satu yang dipertimbangkan. Optimistis bisa menang,” ujarnya soal peluang duet tersebut jika bisa diwujudkan.
Calon Bupati Bandung dari PKS Gun Gun Gunawan mengaku siap dipasangkan dengan siapapun. Termasuk dengan Sahrul Gunawan. Kata dia, jika ada keinginan Partai Nasdem untuk berkoalasi dengan PKS dan mengusung Sahrul Gunawan, ia mempersilahkan jajaran Partai Nasdem bermusyawarah dengan para petinggi PKS dan Partai Demokrat yang telah lebih dulu melakukan koalisi.
“Kalau ada keingingan dari Partai Nasdem, silahkan saja dikomunikasikan dengan para pimpinan partai. Karena saat ini juga PKS telah melakukan koalisi dengan Partai Demokrat. Jadi silahkan berkomunikasi. Kalau saya pada prinsipnya siap dipasangkan dengan siapa selama itu untuk kemaslahatan Kabupaten Bandung,” ujarnya.
PKS sendiri sebelumnya memang sudaj menjalin koalisi dengan Partai Demokrat. Nasdem pun mengapresiasi langkah tersebut. Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung, Agus Yasmin, bangunan koalisi PKS-Demokrat mengusung Gun Gun tersebut adalah sikap tegas untuk tidak berlingsung di balik partai penguasa.
“Saya sangat gembira dan mengapresiasi kedua partai ini. Keduanya punya sikap tegas dengan membangun koalisi. Ini menunjukan gairah demokrasi yang dinamis dan sehat, keberanian sikap ini patut diacungi jempol,” ujar Agus, pekan lalu.
Agus menegaskan semangat perubahan di Kabupaten Bandung saat ini menjadi suatu keniscayaan. Semangat perubahan terus menggelora di semua lapisan masyarakat sehingga alangkah baiknya jika partai politik bisa menangkap gairah perubahan tersebut.
“Sudah 20 tahun kepemimpinan dipegang satu keluarga. Kegelisahan masyarakat itu harus bisa direspon partai dan menjadi energi positif untuk perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Di antara parpol-parpol pengisi parlemen Kabupaten Bandung, PKS dan Demokrat memang termasuk yang paling awal bersikap. Mereka sudah bersepakat mengusung Gun Gun Gunawan sebagai bakal calon bupati. Keduanya bahkan sudah mendeklarasikan koalisi itu di Sekretariat DPD PKS Kabupaten Bandung di Baleendah, pekan lalu.
Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung, Jajang Rohana mengatakan, saat ini pihaknya membuat kesepakatan Partai Demokrat untuk berkoalisi dalam Pilkada yang akan digelar September mendatang. Kesepakatan ini dicapai setelah kedua belah pihak melakukan penjajakan hingga menghasilkan kesepahaman mengusung Gun Gun sebagai calon bupati.
“Kursi kita memang tidak cukup untuk maju sendiri sehingga ada kesepahaman dan kesepakatan untuk mengusung calon dari PKS yakni Gun Gun Gunawan,” kata Jajang.
Dikatakan Jajang, koalisi dengan Demokrat ini merupakan langkah awal. PKS sangat terbuka terhadap partai dan elemen masyarakat lainnya untuk berkoalisi dan mendukung calon bupati yang diusung PKS.
“Dengan partai lainnya pun kita sangat terbuka untuk berkoalisi. Selama itu memiliki visi yang sama dan menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik kenapa tidak? Memang sekarang juga sudah baik, tapi periode yang akan datang Kabupaten Bandung harus lebih baik lagi,” ujarnya.
Disinggung mengenai calon wakil pendamping Gun Gun Gunawan, Jajang berkilah, jika pertemuan saat ini belum mengarah pada pengusunan nama untuk wakil bupati. Namun demikian, pihaknya bersama mitra koalisi akan terus melakukan penjajakan untuk mencari nama untuk bakal calon wakil bupati.
Ketua DPC Partai Demokrat, Endang menambahkan, keputusan partainya berkoalisi dengan PKS karena kesamaan visi. Mereka pun sepakat mengusung Gun Gun sebagai calon bupati. Sedangkan untuk calon wakil bupati, pihaknya belum mengajukan atau menyepakati satu nama. Kata dia, pihaknya juga siap bersama sama dengan PKS untuk mencari nama yang tepat untuk posisi calom wakil bupati.
“Kami juga belum secara resmi membuka pendaftaran untuk calom wakil. Namun memang selama ini sudah ada beberapa nama kader yang menyatakan kesiapannya,” katanya.
Dikatakan Endang, keputusan pihaknya berkoalisi dengan PKS ini telah mendapat izin dan restu dari DPW dan DPP Partai Demokrat. Ia mengimbau agar semua kader dan simpatisan partai berlambang bintang mercy besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untul all out mendukung dan berjuang memenangkan calon bupati Gun Gun Gunawan.
“Secara tegas Demokrat medukung Gun Gun Gunawan sehingga saya imbau agar semua kader dan simpatisan untuk sama sama memenangkannya,” ujarnya. (Dani R Nugraha/Ing)
Editor : Bsafaat

