Dua Hari, Bima Tinjau Pasar Sukasari

Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan peninjauan relokasi pedagang malam Suryakencana di lahan eks Pasar Sukasari, Jumat dan Sabtu (23-24/11) malam. Dalam dua hari kunjungannya, Bima berbelanja kebutuha

Dua Hari, Bima Tinjau Pasar Sukasari
INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan peninjauan relokasi pedagang malam Suryakencana di lahan eks Pasar Sukasari, Jumat dan Sabtu (23-24/11) malam. Dalam dua hari kunjungannya, Bima berbelanja kebutuhan pokok sambil bagi-bagi voucher kepada pengunjung pasar.
 
Bima Arya mengatakan, dirinya mengapresiasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) yang sukses mengembalikan fungsi Jalan Suryakencana. Jalan tersebut kini bebas dari pedagang malam sehingga arus lalu lintas kembali normal.
 
"Saya mengapresiasi semua jajaran OPD karena tahapan dengan segala dinamikanya berjalan sesuai rencana. Mudah-mudahan seluruh prosesnya bisa berjalan baik dan lancar,"  ungkap Bima kepada wartawan, Minggu (25/11) siang.
 
Bima melanjutkan, penertiban yang dilakukan Pemkot Bogor jangan disalahpahami hanya dalam konteks dampak pembangunan trotoar. Hal ini merupakan langkah menyeluruh untuk membenahi kawasan Suryakencana. 
 
"Jadi pembangunan trotoar hanya salah satu aspek. Yang lain akan kami benahi secara konsisten dan bertahap," tambahnya.
 
Bima Arya mengaku berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Sukasari. Salah satu yang menjadi favoritnya adalah jengkol. Selain jengkol, Bima juga berbelanja semangka, sawi, kelapa parut, cumi, japuh, peda, cabai merah, bawang merah, toge, kikil, dan sebagainya. 
 
"Saya belanja di Pasar Sukasari, cukup lah untuk seminggu. Kangen juga masakan Bogor, karena saya pulang umrah. Di Mekkah makan kambing terus. Nah hari ketiga beroperasinya Pasar Sukasari ini sudah semakin ramai, baik dari sisi penjual maupun pembeli. Saya melihat tempat ini lebih nyaman dari pada di tempat sebelumnya berjualan di tengah jalan," tuturnya.
 
Meski begitu Bima mendengar ada beberapa harapan dari pedagang Sukasari, seperti minta toilet, musala, hingga atap penutup. Hal ini secara bertahap akan direalisasikan oleh PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) dan Dinas UMKM. 
 
"Relokasi ini juga untuk memuliakan pedagang dan memberikan kenyamanan kepada pembeli dan warga lainnya. Saya juga pada Sabtu (25/11) memberikan voucher diskon belanja kepada pengunjung Pasar Sukasari agar menarik minat masyarakat berbelanja di sini," katanya.
 
Sementara itu, salah satu pedagang sayuran, Ali (46) mengatakan, kehadiran Bima Arya di tengah-tengah pedagang menunjukan sikap pro terhadap kepentingan pedagang. Terlebih setiap harinya ada peningkatan jumlah pembeli, karena lokasi Pasar Sukasari cukup strategis, baik dari sisi distribusi sayuran maupun akses konsumen. 
 
"Distribusi sayuran lebih terjangkau. Selama ini juga pembeli banyak dari arah selatan Ciawi, Megamendung, Cigombong dan lainnya. Jadi ya cukup strategis di sini,"  ungkap Ali yang mengaku sudah berjualan sayur di Jalan Suryakencana hampir 20 tahun.
 


Editor : inilahkoran