Dua Proyek Rehabilitasi Infrastruktur dan Relokasi di Wilayah Perbatasan Bogor Segera Rampung
ali Kota Bogor Bima Arya meninjau dua proyek pembangunan infrastruktur di kelurahan Bojongkerta yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau dua proyek pembangunan infrastruktur di kelurahan Bojongkerta yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor.
Dua titik yang ditinjau adalah pekerjaan pembangunan jembatan Cimakaci dan melihat progres penataan wilayah warga terdampak proyek double track di Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan.
Meski diguyur hujan deras, Bima Arya beserta jajarannya tetap bersemangat. Selain itu jalanan menuju kedua lokasi yang harus melewati jalan tanah, membuat Bima harus memakai sepatu boot.
Baca Juga: Longsor di Tanah Surga Bogor Jadi Inspirasi B-Obsession Ciptakan Lagu
Dalam peninjauannya, Bima ARya didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh, dan Lurah Bojongkerta Harry Cahyadi.
"Rehabilitasi jembatan aliran sungai Cimakaci saya cek tadi berjalan lancar. Sudah hampir rampung tinggal pembatas jembatannya. Rehabilitasi jembatan ini sebagai jawaban atas peristiwa bencana banjir dan longsor yang terjadi di kawasan ini," kata Bima Arya, Kamis 28 Oktober 2021.
Bima Arya melanjutkan, usai peninjauan jembatan dia juga mengecek progres penataan wilayah warga terdampak proyek double track dengan menyediakan Prasarana dan Sarana Utilitas Umum (PSU) yang ditargetkan selesai 31 Desember 2021.
Baca Juga: Disparbud Kota Bogor Bina 400 Pengusaha Ekonomi Kreatif
"Kemudian di tempat ini terdapat 70 KK yang direlokasi karena terdampak pengerjaan proyek double track atau dua jalur kereta api Bogor-Sukabumi. Para warga di sini mengaku senang bisa mendapatkan hunian baru dan layak," tutur Bima Arya.
"Ya, ini adalah lokasi relokasi dari sebagian warga yang terdampak dari proyek double track. Setelah mendapatkan uang kerohiman, warga mencari lahan, mendapatkan di sini, ada 70 KK di sini. Pemkot membantu untuk fasilitas sarana umumnya, ada jalan, ada saluran air, PJU, sumur bornya, supaya warga nyaman di sini," tambahnya.
Bima Arya menyebutkan, di sini walaupun kecil tapi tempatnya nyaman. Selain itu, warga kini senang karena sudah punya rumah sendiri.
Baca Juga: Banyak Rugikan Masyarakat, Dedie Tegur Pemilik Proyek Double Track
"Ya, masyarakat juga senang. Kalau di tempat sebelumnya kan bukan aset sendiri. Ini ditargetkan akhir Desember selesai pengerjaannya. Saya titip ke Disperumkim dan Camat untuk terus dimonitor," pungkasnya.***(rizki mauludi)
Editor : inilahkoran

