Duka Pemilik Kios Kecil Saat Aksi Massa di DPRD Jabar, Tugiyem: Batu Suka Nyasar Kesini, Kalau Hujan Jadi Bocor
Tiap terjadinya aksi massa yang dilakukan di depan Kantor DPRD Jabar, pemilik kios di dekat sana kerap mengalami kerugian
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tiap terjadinya aksi massa yang dilakukan di depan Kantor DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pemilik kios dan warung makan kecil yang tepat di sebelah pagar utama kerap terkena imbasnya.
Tak jarang hujan batu menimpa atap kiosnya, yang berujung dengan kebocoran ketika musim hujan gara-gara buntut aksi massa di depan Kantor DPRD Jabar.
Tugiyem (49), sang pemilik kios dan warung makan kecil ini mengaku, sejatinya mendukung penuh setiap aksi, yang bertujuan untuk masyarakat. Hanya saja dirinya menyayangkan, kadang oknum peserta aksi melewati batas dengan melempar batu ke arah kios miliknya.
Apalagi sejauh ini setiap peristiwa terjadi, tidak ada ganti rugi yang diberikan, termasuk dari DPRD Provinsi Jawa Barat.
"Pas hujan, ripuh da barocor," ujar Tugiyem pada INILAH, di sela aksi massa dari mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Rakyat Gugat Negara, Kamis 22 Agustus 2024.
Dia melanjutkan, dirinya sudah membuka usaha warung makan kios kecil sejak 1989 silam. Dimana di sebelahnya kata dia, masih merupakan bangunan kantor milik TNI Angkatan Darat.
"Sudah 35 tahun disini. Dari Kebumen, Jawa Tengah. Saya kesini," ucapnya.
Selama aksi massa yang terjadi di DPRD Jabar, Tugiyem mengaku sudah dua kali memperbaiki atap kios dan warung makan miliknya, menjadi korban pelemparan batu oleh oknum pengunjuk rasa.
"Atos dua kali ngalereskeun (sudah dua kali ngebenerin). Biaya sendiri, teu aya nu ngabantosan (tidak ada yang ngebantuin)," curhatnya.
Dari pantauan INILAH, puluhan kali batu menghujam atap kios yang terbuat dari asbes dan seng plastik.***
Editor : Bsafaat


