E-office Wujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melalui upaya panjang dalam upaya mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Di antaranya dengan menghadirkan inovasi E-office yang dikembangkan oleh sumber daya di Lingkungan Pemprov Jabar.

E-office Wujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Sekertaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja/Humas Pemprov Jabar

INILAHKORAN, Bandung-Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melalui upaya panjang dalam upaya mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis elektronik (SPBE). Di antaranya dengan menghadirkan inovasi E-Office yang dikembangkan oleh sumber daya di Lingkungan Pemprov Jabar.

Pemprov Jabar baru saja meluncurkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Jabar Juara (Sidebar) versi mobile untuk diterapkan di perangkat daerah pada 22 Agustus 2022. Namun sebelum itu, Pemprov Jabar pernah mengandalkan sejumlah aplikasi dari pihak ketiga termasuk yang dikembangkan oleh pemerintah pusat.

Sekertaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, dalam perjalanan dan sejarahnya pernah melibatkan pihak ketiga untuk mengaplikasikan E-Office di lingkungan Pemprov Jabar. Di mana mulai 2011 hingga 2018, pihaknya menggunakan IBM Lotus Domino. 

"Waktu itu sempat kita jalankan namun kelihatannya bahwa ketergantungan kita kepada pihak ketiga ini sangat tinggi oleh karena itu ini tidak bisa jalan," ujar Setiawan, Senin (22/8/2022). 

Pada periode berikutnya yaitu sejak 2019 hingga 2020, pihaknya menggunakan Sistem Administrasi Perkantoran Maya atau Simaya yang dikembangkan Pemerintah Pusat. Melalui aplikasi tersebut pihaknya berharap dapat meneruskan upaya yang telah dilakukan sebelumnya dalam mengaplikasikan E-Office

Namun dalam perjalannya, ternyata apliksi Simaya tersentralisir dari pemerintah pusat sehingga menjadikan tidak maksimalnya dukungan operasional dan maintenence.

"Jadi memang kalau sistem kita tidak didevelop oleh sumber daya kita sendiri ini agak sulit," ucapnya.

Berikutnya, pada tahun 2019 hingga 2020 juga pihaknya memiliki Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD). Lalu bertransformasi lagi menjadi Simanis Juara tahun 2021. 

Memasuki tahun 2022, pihak menggagas Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Jabar Juara (Sidebar). Di mana telah dilakukan piloting pada 12 perangkat daerah dan biro sejak Januari hingga Juli 2022. 

Hingga pada 22 Agustus 2022, Pemprov Jabar meluncurkan Sidebar Mobile. 

"Mudah-Mudahan transformasi dan transformasi ini sampai dengan kita saat ini kita ingin me-launching terkait dengan aplikasi Sidebar itu bisa berjalan dengan lancar. Dan semua itu bisa kita gunakan dengan sumber daya yang kita punya itu yang penting," katanya. 

Lebih lanjut, terkait perkembangan SPBE di Jabar sendiri pernah cukup baik dengan mendapatkan skor 3,22 pada 2018 lalu. Bahkan pada 2020, dinilai sangat baik dengan skor 3,58. 

Namun di tahun 2021 skor SPBE Jabar cenderung menurun menjadi 3,28. Angka menurun ini karena adanya penambahan indikator SPBE.

"Jadi harusnya kita kalau indikatornya masih sama dengan 2020 kurang lebih kita bahkan bisa lebih baik posisinya tapi karena ada penambahan indikator di 2021 seolah olah skor kita jadi menurun," pungkasnya. (riantonurdiansyah)*** 


Editor : JakaPermana