Eiger Nature, Ekowisata yang Hadirkan Petualangan yang Lebih Bermakna di Bogor

Eiger Adventure Land mengubah wajahnya menjadi Eiger Nature. Wajah baru itu merupakan perjalanan pengembangan destinasi ekowisata Eiger di Kabupaten Bogor.

Eiger Nature, Ekowisata yang Hadirkan Petualangan yang Lebih Bermakna di Bogor
Berbagai upaya dilakukan Eiger Nature untuk menjaga dan meningkatkan nilai ekologis kawasan, termasuk penghijauan melalui penanaman lebih dari 120.000 pohon serta 8 juta semak dan tanaman penutup tanah. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Eiger Adventure Land mengubah wajahnya menjadi Eiger Nature. Wajah baru itu merupakan perjalanan pengembangan destinasi ekowisata Eiger di Kabupaten Bogor.

Hadir dengan identitas dan semangat baru, Eiger Nature merupakan wujud komitmen yangsemakin kuat untuk menghadirkan ekowisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman di alam, tetapi juga memberikan makna, pembelajaran, serta dampak positif bagi alam, budaya, dan masyarakat.

Perubahan dari Eiger Adventure Land menjadi Eiger Nature bukan sekadar perubahan nama, tetapi merupakan bagian dari perjalanan untuk memperjelas kembali tujuan dan arah destinasi. 

Berangkat dari hampir empat dekade perjalanan Eiger yang tumbuh dari kecintaanterhadap alam dan petualangan, Eiger Nature hadir untuk menginspirasi generasi melalui petualangan bermakna di alam.

Eiger Nature merupakan bagian dari perjalanan panjang Eiger untuk terus belajar darialam, budaya, dan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tentang nama, tetapi tentang komitmen kami untuk membangun ekowisata yang dapat menjadi berkat bagi pengunjung,alam, budaya, dan masyarakat,” kata Direktur Eiger Nature Imanuel Wirajaya, beberapa waktu lalu.

Imanuel menuturkan, Eiger Nature dikembangkan dengan pendekatan 3E Ekowisata: Ekologi, Etnologi, dan Ekonomi, yang menempatkan keseimbangan antara kelestarian alam, budaya dan masyarakat, serta manfaat ekonomi sebagai fondasi destinasi.

Pendekatan tersebut kemudian dikembangkan menjadi kerangka 7E: Ekologi, Etnologi,Ekonomi, Edukasi, Estetika, Etika, dan Entertainment, yang menjadi landasan dalam merancang kawasan, program, serta pengalaman pengunjung secara lebih menyeluruh.

"Dengan pendekatan ini, Eiger Nature ingin memastikan aktivitas pariwisata dapat berjalanberdampingan dengan konservasi alam, pelestarian budaya, edukasi, pemberdayaan masyarakat, sekaligus menghadirkan pengalaman yang menarik dan bermakna karena bagi kami, ekowisata bukan sekadar membawa orang ke alam. Ekowisata harus mampu membangun hubungan yang lebih baik antara manusia, alam, budaya, dan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, berbagai upaya dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan nilai ekologis kawasan, termasuk penghijauan melalui penanaman lebih dari 120.000 pohon serta 8 juta semak dan tanaman penutup tanah, pemulihan lahan, pendataan keanekaragaman hayati, pengelolaan air dan hidrologi, serta pengembangan sistem pengelolaan sampah.


Editor : Doni Ramdhani