Eko Sulistyo Rekam "Jejak Listrik di Tanah Raja"
Eko Sulistyo menulis buku "Jejak Listrik di Tanah Raja" yang menggambarkan sejarah perkembangan listrik di Indonesia pada 1901-1957.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Eko Sulistyo menggambarkan sejarah perkembangan listrik di Indonesia. Khususnya yang berlangsung selama 1901-1957.
Untuk itu, Komisaris PLN itu menulis buku "Jejak Listrik di Tanah Raja". Bahkan, digelar bedah buku dan diskusi yang dihadiri berbagai unsur masyarakat di NuArt Sculpture Park Bandung, Jumat 22 April 2022.
Sekilas, Eko mengatakan buku "Jejak Listrik di Tanah Raja" itu menyajikan sejarah kelistrikan di Vorstelanden yang dulu dikenal sebagai kekuasaan kerajaan di Surakarta.
Baca Juga: Ngatiyana Berharap Operasi Ketupat Lancar dan Kondusif
Menruutnya, sejumlah hal menarik diungkap mulai dari kehadiran pabrik listrik yang dimotori penguasa kerajaan Kasunanan dan Mangkunegaran hingga munculnya budaya perkotaan dampak dari adanya aliran listrik.
"Di buku ini juga saya menulis sampai pendirian pembangkit listrik oleh Mangkunegara VII yang mencerminkan kemandirian bangsa, jauh sebelum Indonesia merdeka," kata Eko.
Eko mengharapkan, buku tesebut memberikan motivasi PLN untuk terus memberikan pelayanan maksimal dan memenuhi rasio elektrifikasi hingga 100 persen.
Baca Juga: Anak Buahnya Aniaya Warga Bandung, Dewan Pendiri XTC Indonesia Minta Maaf
Penyedia energi listrik itu pun diharapkannya bisa menyasar hingga wilayah terpencil di pelosok negeri serta seluruh stakeholder dapat mendukung transformasi kelistrikan di Indonesia.
Pada gelaan bedah buku dan diskusi itu dihadiri beberapa panelis yakni GM PLN UID Jabar Agung Nugraha, Dosen Program Studi Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Unpad Fadli Rahman, dan penyair Ahda Imran.
Editor : inilahkoran

