Ekonomi dan Lingkungan Jadi Tantangan di 8 Dekade Provinsi Jawa Barat

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengakui, masih banyak pekerjaan rumah di Hari Ulang Tahun (HUT) Jabar ke 79, atau hampir menyentuh delapan dekade.

Ekonomi dan Lingkungan Jadi Tantangan di 8 Dekade Provinsi Jawa Barat
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin

INILAHKORAN, Bandung - Masalah ekonomi dan lingkungan, masih menjadi tantangan di delapan dekade hadirnya Provinsi Jawa Barat.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengakui, masih banyak pekerjaan rumah di Hari Ulang Tahun (HUT) Jabar ke 79, atau hampir menyentuh delapan dekade.

Utamanya kata Bey Machmudin, persoalan ekonomi, lingkungan dan masalah sosial. Menuju Jawa Barat yang lebih sejahtera.

"Kita masih dihadapkan pada berbagai tantangan, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Namun, dengan semangat Bandung Lautan Api, dan kebersamaan, kita yakin bahwa semua rintangan ini bisa kita atasi bersama," ujar Bey dalam sambutannya di Upacara HUT Jabar ke 79 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin 19 Agustus 2024.

Bey Machmudin melanjutkan, dengan mengusung tema Jabar Menyala, Indonesia Maju. Pemprov secara tegas menekankan bukan sebatas simbol semata, namun komitmen dan tanggung jawab bersama untuk terus menyalakan semangat perjuangan dan pembangunan di bumi Pasundan ini. 

Di usia yang hampir delapan dekade ini, dikatakannya, semua unsur yang ada di Jabar patut merenungi perjalanan panjang serta sejarah mencatat berbagai momentum penting menjadi penanda kebesaran dan keagungan, salah satunya Bandung Lautan Api. 

"Ketika kita berbicara tentang "Jabar Menyala," kita tidak bisa lepas dari sejarah besar yang menjadi landasan semangat ini, yaitu peristiwa Bandung Lautan Api," ucapnya.

Pada tahun 1946, para pejuang dan masyarakat Bandung dengan penuh keberanian membumihanguskan kota mereka sendiri, bukan karena keputusasaan, tetapi sebagai simbol perlawanan dan tekad untuk tidak menyerah pada penjajah.

"Kobaran api yang membakar Bandung saat itu bukanlah api kehancuran, melainkan api semangat yang menyala-nyala, membakar semangat juang seluruh rakyat Indonesia," jelasnya. 

Di usia Jawa Barat yang ke-79, Bey mengajak untuk bersama-sama menyalakan kembali api tersebut. Api yang mengingatkan dalam setiap tantangan, dalam setiap kesulitan, selalu ada kekuatan yang bisa kita bangkitkan untuk terus maju.

"Semangat Bandung Lautan Api ini yang menjadi pijakan bagi kita semua untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi yang menyala, menerangi jalan bagi kemajuan Indonesia," katanya. 

Dia menegaskan, Jabar Menyala bukan hanya sekedar slogan, melaikan seruan untuk setiap warga, dari kota hingga pelosok desa, untuk bersama-sama menggerakkan potensi, kreativitas, dan inovasi yang kita miliki.

"Dalam konteks ini, kita menghidupkan kembali nilai-nilai kebersamaan dalam gotong royong sebagai kekuatan utama masyarakat Jawa Barat," imbuhnya.

Dengan kebersamaan, dirasakannya, setiap tantangan dapat diatasi, setiap cita-cita dapat diwujudkan, dan setiap langkah menuju kemajuan dapat dicapai bersama-sama.

"Saya mengajak seluruh unsur di Jabar bersama-sama melangkah dengan penuh semangat, dengan satu tujuan yang sama, yaitu menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi terdepan yang menyala dengan prestasi dan membawa Indonesia maju," tandasnya.  ***


Editor : Ahmad Sayuti