Ekstrakurikuler Memanah Tingkatkan Konsentrasi Siswa SDT Krida Nusantara
Sekolah Dasar Terpadu (SDT) Krida Nusantara Bandung memiliki aktivitas yang menarik, salah satunya adalah ekstrakurikuler (ekskul) memanah. Seperti apa?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Sekolah Dasar Terpadu (SDT) Krida Nusantara Bandung memiliki aktivitas yang menarik, salah satunya adalah ekstrakurikuler (ekskul) memanah. Seperti apa?
Usai melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolahnya, puluhan siswa yang tergabung dalam ekskul panahan SDT Krida Nusantara Bandung, akan melaksanakan sesi latihan.
Dipandu langsung oleh sang pelatih panahan, puluhan siswa ini tampak serius dan cukup antusias. Ekskul panahan yang ada di sekolahnya ini sebagai salah satu kegiatan yang mengasyikkan, juga banyak memberikan manfaat bagi para peserta didiknya.
"Untuk ekskul panahan ini adalah ekskul baru di SDT Krida Nusantara dan baru berjalan 3 bulan. Siswa yang mengikuti ini sebanyak 20 orang dan pelatihnya profesional yang sudah bersertifikasi dari persatuan panahan," ujar Kepala SDT Krida Nusantara, Asep Dani Mardiani, Jumat (11/10/2019).
Asep menuturkan, keberadaan ekskul panahan yang ada di sekolahnya, tentu saja memberikan banyak manfaat bagi para peserta didiknya.
Ekskul ini lanjut dia, bukan sekadar wadah untuk menyalurkan bakat siswa di bidang olahraga yang membutuhkan tingkat konsentrasi lebih, tapi juga sebagai ajang pembelajaran siswa dalam hal kedisiplinan.
"Alhamdulillah Ini baru mengikuti event pertama kali kemarin di salah satu sekolah di daerah Bandung Timur. Dan alhamdulillah yang kami kirim 11 anak karena baru, satu anak bisa meraih perunggu. Ini salah satu capaian yang baru. Tahap pertama ekskul yang baru 3 bulan dan anak-anak meraih prestasi dan bersaing," imbuh Asep.
Asep menambahkan, panahan adalah sebuah kegiatan yang menggunakan busur panah untuk menembakkan anak panah kepada target yang dituju. Olahraga ini, jelas membutuhkan konsentrasi, pemusatan perhatian, pikiran, jiwa, dan fisik pada sebuah objek yang dituju.
"Jadi kalau diumpamakan mah olahraga ini anak-anak tidak hanya memanah, tapi di sana ada nilai-nilai yang akan menimbulkan konsentrasi dalam belajar," ucapnya. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

