Evakuasi Dramatis, Jenazah Misterius di Sungai Citanduy Dievakuasi Berteknik Khusus

Proses evakuasi sesosok jenazah laki-laki yang ditemukan di aliran Sungai Citanduy, Kel Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya berlangsung dramatis.

Evakuasi Dramatis, Jenazah Misterius di Sungai Citanduy Dievakuasi Berteknik Khusus
Petugas gabungan dari BPBD Kota Tasikmalaya, Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan unsur kelurahan harus berjibaku mengevakuasi jenazah dari dasar sungai dengan medan terjal dan curam. (n nurohman)

INILAHKORAN.ID - Proses evakuasi sesosok jenazah laki-laki yang ditemukan di aliran Sungai Citanduy, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, berlangsung dramatis, Selasa (19/5/2026).

Petugas gabungan dari BPBD Kota Tasikmalaya, Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan unsur kelurahan harus berjibaku mengevakuasi jenazah dari dasar sungai dengan medan terjal dan curam.

jenazah ditemukan dalam kondisi tersangkut di bebatuan serta tumpukan sampah di sekitar aliran sungai. Lokasi penemuan berada di dasar sungai dengan kemiringan tebing lebih dari 45 derajat, sehingga proses evakuasi harus menggunakan teknik penyelamatan khusus atau technical rescue.

Koordinator Lapangan URC BPBD Kota Tasikmalaya Harisman mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya dugaan penemuan jenazah sekitar pukul 10.40 WIB dari pihak Kelurahan Sukaasih.

“Piket posko BPBD menerima laporan sekitar pukul 10.40 WIB dari pihak Kelurahan Sukaasih terkait penemuan yang dicurigai jenazah,” ujar Harisman di lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan kondisi korban.

“Kami langsung melakukan persiapan menuju lokasi. Setelah berkoordinasi dengan kepolisian, bisa dipastikan yang ditemukan memang sosok jenazah laki-laki. Untuk identitas dan umur masih belum diketahui,” katanya.

Menurut Harisman, proses evakuasi menjadi tantangan tersendiri karena lokasi korban berada cukup jauh dari titik akses kendaraan ambulans.

“Medannya sangat curam, lebih dari 45 derajat kemiringannya, sehingga kami harus menggunakan technical rescue untuk memudahkan pergeseran jenazah dari bawah ke atas,” ucapnya.

Selain medan yang sulit, jarak antara lokasi penemuan jenazah dengan titik ambulans mencapai sekitar 500 meter.

“Jarak dari lokasi kejadian ke mobil ambulans sekitar 500 meter karena posisi korban berada di dasar sungai. evakuasi dilakukan melalui tiga titik sesuai kemampuan alat yang kami miliki,” jelasnya.

Meski menghadapi medan berat, proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan dan jenazah langsung dibawa ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk penanganan lebih lanjut.

“Alhamdulillah jenazah berhasil dievakuasi. Kondisinya diperkirakan sudah meninggal lebih dari satu hari,” tambah Harisman.

Sebelumnya, jenazah tersebut pertama kali ditemukan warga bernama Mamat Rahmat sekitar pukul 09.30 WIB saat hendak memancing di kawasan Sungai Citanduy.

“Saya tadi sekitar jam setengah sepuluhan mau mancing. Pas mau jongkok, kelihatan mayat,” ujar Mamat.

Awalnya ia mengira benda tersebut merupakan bangkai hewan. Namun setelah dilihat lebih dekat, bagian kepala korban tampak seperti manusia.

“Tadinya saya kira bangkai hewan. Dari kepalanya kelihatan kayak laki-laki,” katanya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.


Editor : Doni Ramdhani