Hujan Lebat dan Banjir, China Evakuasi Lebih dari 55.000 Warga di Hainan

Lebih dari 55.000 warga dievakuasi di Hainan, China, akibat hujan lebat berkepanjangan dan banjir. Curah hujan tertinggi mencapai 912,9 milimeter.

Hujan Lebat dan Banjir, China Evakuasi Lebih dari 55.000 Warga di Hainan
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID – Otoritas Provinsi Hainan, China, mengevakuasi lebih dari 55.000 warga dari sejumlah wilayah yang terdampak Hujan Lebat berkepanjangan dan Banjir.

Informasi tersebut disampaikan Biro Manajemen Darurat Provinsi Hainan dalam laporan pada Selasa.

“Per pukul 18.00 (waktu setempat) pada 14 September, lebih dari 55.000 orang telah dievakuasi dari zona berbahaya di seluruh provinsi itu,” kata biro tersebut dalam sebuah pernyataan.

Hujan deras yang mengguyur Hainan berlangsung dengan durasi panjang dan intensitas tinggi. Kondisi tersebut berdampak terhadap wilayah yang cukup luas di provinsi yang berada di bagian selatan China tersebut.

Berdasarkan data Biro Meteorologi Provinsi Hainan, curah hujan lebih dari 700 milimeter tercatat di enam lokasi selama periode 11 September pukul 08.00 hingga 14 September pukul 14.00 waktu setempat.

Lokasi dengan curah hujan ekstrem tersebut berada di Kabupaten Otonom Li dan Miao Baoting, Kabupaten Otonom Li dan Miao Qiongzhong, serta Kabupaten Wuzhishan.

Curah hujan tertinggi tercatat di Kecamatan Xiangshui, Kabupaten Otonom Li dan Miao Baoting, dengan akumulasi mencapai 912,9 milimeter.

Ratusan Personel Dikerahkan

Mengantisipasi dampak bencana, layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan telah mengerahkan sekitar 60 kendaraan dan lebih dari 400 personel ke sejumlah daerah terdampak.

Tim tersebut diterjunkan untuk membantu proses penyelamatan sekaligus melakukan upaya penanggulangan dampak Banjir dan Hujan Lebat.

Sementara itu, Asosiasi Operator Tur Rusia (ATOR) sebelumnya menyatakan kondisi hujan di Hainan belum memengaruhi rencana liburan wisatawan Rusia yang tengah berkunjung ke pulau tersebut.

Hainan merupakan provinsi pulau yang terletak di wilayah paling selatan China dan berbatasan dengan Laut China Selatan. Wilayah ini memiliki karakteristik budaya dan bahasa yang berbeda dari China daratan.

Pulau Hainan juga menjadi tempat tinggal berbagai kelompok etnis, termasuk komunitas Li dan Miao yang merupakan bagian penting dari keragaman budaya di wilayah tersebut.***


Editor : JakaPermana