Fajar/Fikri Juara China Open 2025, Akhiri Dahaga Gelar Indonesia

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Sohibul Fikri menyudahi paceklik gelar juara Indonesia di turnamen bulutangkis dunia. Mereka menjuarai China Open 2025.

Fajar/Fikri Juara China Open 2025, Akhiri Dahaga Gelar Indonesia
Fajar Alfian/Muhammad Sohibul Fikri menjuarai China Open 2025 setelah mengalahkan Aaron Chia/Wooi Yok Soh di final. (pbsi)

INILAHKORAN, Changzou – Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Sohibul Fikri menyudahi paceklik gelar juara Indonesia di turnamen bulutangkis dunia. Mereka menjuarai China Open 2025.

Fajar Alfian/Muhammad Sohibul Fikri memenangkan partai final China Open dengan 21-15 dan 21-14 atas pasangan Malauysia Aaron Chia/Wooy Yik Soh.

Pertandingan Fajar Alfian/Muhammad Sohibul Fikri menghadapi Aaron Chia/Wooi Yok Soh, menurut jadwal, akan berlangsung mulai pukul 17.05 WIB.

Fajar/Fikri mengawali pertandingan dengan cemerlang. Mereka membuka dengan poin pertama dari servis sendiri.

Setelah Aaron/Wooi merebut angka pertama menyamakan kedudukan, Fajar/Fikri langsung mengambuk. Selain melalui serangan yang mematikan, mereka memanfaatkan kesalahan ganda Malaysia itu.

Tak tanggung-tanggung, Fajar/Fikri merebut delapan poin secara beruntun. Akibatnya, mereka unggul jauh 9-1.

Situasi tersebut membuat ganda Malaysia, Aaron/Wooi langsung berada di bawah tekanan. Mereka kerap melakukan kesalahan dan sulir meredam serangan Fajar/Fikri.

Saat memasuki rehat gimpertama, Fajar/Fikri sudah unggul jauh 11-2 dari ganda terbaik Malaysia itu.

Setelah rehat, Aaron/Wooy sempat bangkit. Mereka merebut tiga poin beruntun dan menipiskan ketinggalan jadi 13-8.

Tapi, Fajar/Fikri langsung meredamnya. Mereka berbalik mendapatkan tiga poin beruntun hingga unggul 16-8.

Perlawanan Aaron/Wooy belum berhenti. Mereka bahkan mulai mendekati perolehan poin lawan setelah mendapatkan lima poin secara berturut-turut.

Fajar/Fikri mencoba meredam perlawanan ganda Malaysia itu. Mereka kemudian menyudahi gim pertama itu dengan 21-15.

Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri tak mengendurkan serangan. Setelah merebut poin pertama, mereka kemudian langsung memimpin 4-1.

Tekanan yang tiada henti dihadirkan Fajar/Fikri terus membuat mereka mengumpulkan angka. Mereka kemudian unggul 7-2 dari ganda Malaysia itu dan unggul 11-6 saat rehat gim kedua.

Sulit bagi Aaron/Wooy untuk bisa meredam duet anyar Indonesia ini. Buktinya, Fajar/Fikri terus melaju. Mereka merebut empat poin secara beruntun dan unggul 15-7.

Sempat memberi satu poin untuk ganda Malaysia, Fajar/Fikri kian menjadi. Mereka kemudian dalam posisi yang nyaman, unggul 10 poin dalam posisi 18-8 sebelum menutupnya dengan 21-14.


Editor : Zulfirman