Fakta Kasus Mayat dalam Freezer di Bekasi, Pengakuan Pelaku Terungkap

Begini pengakuan pelaku soal kasus pembunuhan dan mayatnya ditemukan dalam freezer

Fakta Kasus Mayat dalam Freezer di Bekasi, Pengakuan Pelaku Terungkap
Fakta Kasus Mayat dalam Freezer di Bekasi, Pengakuan Pelaku Terungkap

INILAHKORAN.ID - Kasus pembunuhan sadis yang jasad korbannya disembunyikan di dalam freezer akhirnya menemui titik terang. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik aksi keji tersebut berdasarkan pengakuan para pelaku.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menyebut bahwa korban berinisial AH menjadi sasaran pembunuhan setelah menolak ajakan dua pelaku, DS alias A dan S, untuk melakukan tindak kriminal.

Menurutnya, ketiganya diketahui bekerja di tempat yang sama. Para pelaku sempat mengajak korban untuk menguasai barang milik majikan mereka. Awalnya, target yang ingin diambil adalah mobil. Namun, karena pengamanan dinilai cukup ketat, rencana tersebut berubah menjadi pencurian sepeda motor.

“Korban diajak untuk melakukan kejahatan, tapi menolak. Dari situlah muncul niat pelaku hingga akhirnya melakukan pembunuhan,” ujar Iman.

Penolakan korban rupanya membuat pelaku nekat menghabisi nyawa AH. Tidak hanya itu, jasad korban kemudian dimutilasi dan disembunyikan di dalam freezer untuk menghilangkan jejak.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di Polda Metro Jaya. Polisi juga terus mendalami peran masing-masing pelaku serta kronologi lengkap kejadian.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa proses penyidikan dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan scientific crime investigation. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap fakta terungkap berdasarkan alat bukti yang kuat.

“Kami masih menelusuri keterlibatan masing-masing pelaku, termasuk rangkaian peristiwa dan upaya mereka menghilangkan jejak setelah kejadian,” jelasnya.

Diketahui, kedua pelaku berhasil ditangkap pada Minggu (29/3) pagi di wilayah Kabupaten Majalengka. Penangkapan ini menjadi langkah awal untuk mengungkap secara utuh kasus pembunuhan yang sempat menggegerkan publik tersebut.


Editor : Firda Rachmawati