Fakta Medis Minum Teh Campur Susu: Sehat atau Merugikan?

Suka minum teh campur susu? Temukan fakta medis tentang nutrisi, manfaat teh dan susu, serta apakah susu menurunkan kadar antioksidan teh.

Fakta Medis Minum Teh Campur Susu: Sehat atau Merugikan?
Fakta Medis Minum Teh Campur Susu: Sehat atau Merugikan?

INILAHKORAN.ID - Teh adalah salah satu minuman paling populer di dunia yang dipercaya memberikan banyak manfaat kesehatan. 

Di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, minum teh campur susu (seperti milk tea atau teh tarik) sudah menjadi gaya hidup yang digemari banyak orang.

​Namun, apakah menambahkan susu ke dalam teh akan memberikan manfaat ganda, atau justru mengganggu khasiat alami dari teh itu sendiri? Berikut adalah ulasan ilmiah mengenai efek mencampurkan susu ke dalam teh kesukaan Anda.

​Manfaat Sehat Teh dan Susu

​Baik teh maupun susu sebenarnya sama-sama menawarkan keunggulan nutrisi yang luar biasa jika dikonsumsi secara terpisah:

​Kandungan Teh: Teh hijau dan teh hitam kaya akan senyawa tanaman yang disebut flavonoid (seperti catechin dan theaflavin). Senyawa ini bertindak sebagai antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas. Berkat kandungan ini, rutin minum teh dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, efek antikanker, dan penurunan kadar kolesterol.

​Kandungan Susu: Susu kaya akan nutrisi penting seperti protein, kalsium, dan kalium yang sangat esensial untuk mendukung pertumbuhan, menjaga komposisi tubuh, serta memperkuat kesehatan tulang.

​Secara logika, menggabungkan keduanya seharusnya memberikan nutrisi yang berlipat ganda, bukan? Sayangnya, penelitian medis menunjukkan hasil yang lebih rumit.

​Apakah Susu Menghilangkan Khasiat Teh?

​Penelitian mengenai manfaat minum teh campur susu masih memberikan hasil yang saling bertentangan:

​Efek Sinergis: Sebuah studi pada lebih dari 1.800 orang dewasa di Tiongkok menemukan bahwa konsumsi teh dan susu sama-sama menurunkan risiko kanker mulut, dan berpotensi memberikan efek perlindungan ekstra jika dikonsumsi bersamaan.

​Efek Menghambat Antioksidan: Di sisi lain, sebuah studi mengamati bahwa minum teh hitam murni dapat meningkatkan aliran darah dan menyehatkan jantung.

Namun, ketika teh hitam dicampur dengan susu skim, manfaat aliran darah tersebut menghilang. Para ahli menyimpulkan bahwa kasein (jenis protein dalam susu) dapat mengikat flavonoid pada teh dan mencegah aktivitas antioksidannya di dalam tubuh.

​Faktor Lama Penyeduhan: Menariknya, penelitian kecil lain menemukan bahwa penyerapan antioksidan tidak terhambat oleh susu jika teh diseduh dalam waktu yang jauh lebih lama.

​Bagaimana Pengaruhnya pada Teh Hijau?

​Sebagian besar penelitian berfokus pada kombinasi susu dan teh hitam. Namun, mengingat teh hijau juga kaya akan flavonoid, secara teoritis susu bisa memberikan efek penghambatan yang sama.

​Sebuah studi pada 18 orang dewasa menemukan bahwa mengonsumsi susu bersamaan dengan kapsul teh hijau ternyata menghambat efek peningkatan pembakaran kalori yang biasanya didapatkan dari ekstrak teh hijau tersebut.


Editor : Firda Rachmawati