Minuman Susu UHT Diduga jadi Penyebab Siswa SMPN 2 Cisarua Keracunan
etua Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Bogor Cisarua Leuwiliang 01 Fima menduga susu UHT menjadi penyebab 102 siswa SMPN 2 Cisarua keracunan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketua Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Bogor Cisarua Leuwiliang 01 Fima menduga susu UHT menjadi penyebab 102 siswa SMPN 2 Cisarua keracunan.
Minuman susu UHT yang dibagikan kepada 881 siswa-siswi di SMPN 2 Cisarua diketahui mengalami kerusakan hingga mengubah cita rasa dan bahkan menjadi penyebab para siswa mengalami pusing, mual dan muntah-muntah, bahkan diare.
"Dalam penelusuran awal, terdapat laporan mengenai susu kemasan Diamond UHT Full Cream yang diduga mengalami kerusakan," ungkap Fima kepada wartawan, Kamis (22/10/2026).
Fima menuturkan, kemasan susu UHT merk Diamond yang diperiksa mencantumkan tanggal kedaluwarsa Maret 2027.
"Namun, ternyata kelayakan produk tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan tanggal kedaluwarsa," tutur Fima.
Dia menambahkan, bahwa sampel menu makanan bergizi gratis (MBG) telah disampaikan untuk pemeriksaan laboratorium di Labkesda Kabupaten Bogor.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui kondisi produk dan kemungkinan keterkaitannya dengan kejadian ini," tambahnya.
Dia menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk bersikap kooperatif dalam proses pemeriksaan, melakukan evaluasi terhadap pengawasan mutu dan distribusi produk, serta melaksanakan perbaikan sesuai hasil pemeriksaan dan arahan pihak berwenang.
"Keselamatan dan kesehatan para siswa merupakan prioritas utama kami. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan menyampaikan perkembangan berdasarkan informasi yang telah terverifikasi dan Kami berharap seluruh siswa yang terdampak segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani
