Fakta Tersembunyi Jelang Jerman vs Portugal, Cristiano Ronaldo Ternyata Paling Produktif di Era Roberto Martinez
Di tengah kritikan jelang laga Jerman vs Portugal, pelatih Roberto Martinez menjawab soal Cristiano Ronaldo dengan dana dan fakta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Munchen – Di tengah kritikan jelang laga Jerman vs Portugal, pelatih Roberto Martinez menjawab soal Cristiano Ronaldo dengan dana dan fakta.
Duel Jerman vs Portugal pada Final Four UEFA Nations League akan berlangsung di Stadion Allianz Arena, Munchen, Rabu 4 Juni 2025 atau Kamis dinihari WIB. Cristiano Ronaldo cs berharap bisa melaju ke final bersama Roberto Martinez.
Bagi Cristiano Ronaldo, duel Jerman vs Portugal di Final Four UEFA Nations League adalah laga berat. Seumur-umur, dia baru pernah mencetak satu gol ke gawang Jerman. Tapi, itu tak menyurutkan harapan Roberto Martinez.
Cristiano Ronaldo telah mencetak 136 gol untuk tim nasional Portugal sepanjang kariernya. Itu angka terbanyak untuk Timnas Portugal.
Roberto Martinez memperkuat pentingnya Cristiano Ronaldo dengan data. Dia menyebut Cristiano Ronaldo belum pernah mencetak gol sesering di era kepelatihannya selama ini.
Di bawah Roberto Martinez, Ronaldo telah mencetak gol dalam 21 pertandingan. Rata-rata pemain yang terakhir membela Al-Nassr itu mencetak 0,81 gol di setiap penampilannya.
Cristiano Ronaldo sudah membela Portugal dalam lima era kepelatihan. Sebelum Roberto Martinez, pelatih lain adalah Luiz Felipe Scolari, Carlos Queiroz, Paulo Bento, dan Fernando Santos.
Tingkat produktivitas mencetak golnya paling tinggi di era Roberto Martinez. Jauh di atas saat dia ditangani pelatih lain. Apalagi dibanding saat Carlos Queiroz di mana dia hanya mencetak 0,07 gol di setiap pertandingan.
Tingkat produktivias Cristiano Ronaldo
Pelatih Roberto Martinez: 17 gol dari 21 pertandingan; 0,81 gol per pertandingan.
Fernando Santos: 68 gol dari 109 pertandingan; 0,62 gol per pertandingan.
Paulo Bento: 27 gol dari 47 pertandingan, 0,57 gol per pertandingan.
Carlos Queiroz: 2 gol dari 28 pertandingan; 0,07 gol per pertandingan.
Luiz Felipe Scolari: 21 gol dari 74 pertandingan, 0,28 gol per pertandingan.
Fakta itulah yang membuat Roberto Martinez bahwa Cristiano Ronaldo masih layak jadi andalan Portugal.
“Ia setara dengan penyerang terbaik di Eropa dan terus membuat perbedaan. Cristiano tengah menjalani momen yang hebat sebagai pemain bernomor punggung 9,” kata Roberto Martinez.
Hal serupa juga disampaikan mantan gelandang Portugal, Deco, yang pernah bermain bersama Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal.
“(Meragukannya) Itu tidak sopan. Cristiano adalah pemain Portugal terbaik dan terbaik dalam sejarah sepak bola dunia,” kata direktur olahraga Barcelona itu. (*)
Editor : Zulfirman


