Film Animasi "Lightyear" Diduga Tampilkan Adegan LGBT, Begini Adegannya
Lightyear dilaporkan menyertakan ciuman singkat antara Hawthorne, karakter wanita dengan wanita yang menjalin hubungan dengannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH KORAN, Bandung – Film animasi “Lightyear" diduga tampilkan adegan LGBT yang membuat film ini telah dilarang di 14 negara.
Film tersebut dilaporkan menyertakan ciuman singkat antara Hawthorne, karakter wanita yang disuarakan oleh aktris Uzo Aduba, dengan wanita yang menjalin hubungan dengannya.
Pada pemutaran perdana film tersebut di London pada hari Senin, Produser Galyn Susman mengatakan bahwa Disney tidak akan memotong apapun dari film.
Baca Juga: Lirik Laguââ Queen Of The Night – Kelly Clarkson
"Terutama sesuatu yang penting seperti hubungan cinta dan inspirasional yang menunjukkan Buzz apa yang dia lewatkan dengan pilihan yang dia buat," ucap Galyn Susman.
"Lightyear" diharapkan menjadi daya tarik utama bagi Disney, dengan analis memperkirakan film itu bisa menghasilkan pendapatan kotor lebih dari 82 juta pound di akhir pekan pertama.
Pada awal tahun ini, rilisan Disney/Marvel "Doctor Strange in the Multiverse of Madness" ditolak rilis di Arab Saudi dan negara lain karena konten LGBT.
Baca Juga: Jumlah Balita Stunting di Garut Bertambah jadi 18.958 Anak
Dijadwalkan rilis pada Kamis, 16 Juni 2022, Uni Emirat Arab melarang film animasi "Lightyear" sejak Senin, 13 Juni 2022, karena melanggar standar media negara tersebut.
Dikutip dari Antara, Selasa, 14 Juni 2022, Disney dilaporkan tidak dapat "mengamankan" perilisan "Lightyear" di 14 negara.
Di antara negara-negara tersebut adalah negara Timur Tengah dan Asia, termasuk Arab Saudi, Lebanon, Kuwait, Mesir, Indonesia, dan Malaysia.
Baca Juga: Spoiler Link Eat Love Kill Episode 4: Ketahui Aksi Pembunuhan, Eun Gye Hoon Turut Dihantui Ketakutan
Film ini kemungkinan juga tidak akan dirilis di China, menurut laporan South China Morning Post.
Seorang produser "Lightyear" dilaporkan mengatakan bahwa dia menganggap film itu tidak akan diputar di China setelah Disney menolak untuk membuat pemotongan yang diminta pihak berwenang.***
Editor : inilahkoran

