Foto Mingyu SEVENTEEN 'Telanjang' Bocor, Polisi Mulai Lakukan Investigasi

Polisi mulai lakukan investigasi terhadap laporan netizen yang menyatakan kebocoran foto 'telanjang' Mingyu SEVENTEEN.

Foto Mingyu SEVENTEEN 'Telanjang' Bocor, Polisi Mulai Lakukan Investigasi
Mingyu SEVENTEEN

INILAHKORAN, Bandung - Pada hari Selasa, 10 September 2024, dilaporkan bahwa kantor Polisi Gangnam Seoul telah mengonfirmasi pengaduan yang diajukan oleh seorang netizen yang berkaitan dengan Mingyu SEVENTEEN.

Netizen yang disebut sebagai "A," melalui sistem petisi publik. Polisi telah menyatakan bahwa kasus tersebut telah dirujuk ke Unit Investigasi 1 dan 2 untuk ditinjau dan ditindaklanjuti.

Pembaruan tentang investigasi akan dikomunikasikan melalui surat, telepon, atau teks.

Baru-baru ini, “A” mengajukan laporan melalui sistem petisi publik, menuduh Karyawan L'Occitane Korea tersebut melanggar Undang-Undang tentang Kasus Khusus Mengenai Hukuman Kejahatan Seksual (perekaman ilegal dengan kamera).

“A” menyatakan, “kemungkinan besar Karyawan tersebut mengetahui bahwa Foto tersebut dapat menimbulkan hasrat seksual atau rasa malu,” dan mendesak penyelidikan menyeluruh dan hukuman yang tegas.

Sebelumnya, seorang Karyawan L'Occitane Korea memicu kontroversi dengan membagikan Foto pribadi Mingyu SEVENTEEN, yang menjabat sebagai duta merek tersebut di Asia, di akun media sosial pribadinya.

Karyawan tersebut mengunggah beberapa Foto Mingyu SEVENTEEN, termasuk Foto tanpa baju yang diambil selama pemotretan iklan.

Karyawan itu memberi judul Foto, “Mingyu memenuhi sebagian besar album Foto saya. Saya terlalu ingin menghapusnya, tetapi mungkin sudah waktunya untuk membersihkannya.”

Sebagai tanggapan, L'Occitane Korea mengeluarkan permintaan maaf di akun media sosial resmi mereka pada tanggal 3 September 2024.

“Kami tidak memiliki alasan atas unggahan Foto tidak resmi yang tidak sah terkait kampanye Duta Besar L'Occitane Asia oleh salah satu Karyawan kami. Kami menerima tanggung jawab penuh dan menyampaikan permintaan maaf yang tulus,” ungkap merek tersebut.

Perusahaan tersebut menambahkan, “Karyawan tersebut telah segera diberhentikan dari semua tugas dan tindakan disiplin (skorsing) telah diambil.”

Selain itu, L'Occitane Korea mengumumkan rencana untuk memperkenalkan pelatihan rutin bagi semua Karyawan mengenai hak kekayaan intelektual, hak potret, hak publisitas, dan perlindungan privasi yang terkait dengan duta merek untuk mencegah insiden seperti itu terjadi lagi.***


Editor : Irma Nurfajri