FOTO: Paparan Kinerja Sektor Jasa Keuangan dan Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal di Jawa Barat

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat Imansyah (kedua kanan) bersama Ketua Jawa Barat Sapu Bersih Hoaks (Jabar Saber Hoaks) Alfianto Yustinova (kanan), Subdit 2 Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Barat AKP Dikdik Sudrajat, dan Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 OJK Provinsi Jawa Barat Aulia Fadly (kiri) menyampaikan pemaparan terkait Kinerja Sektor Jasa Keuangan dan Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal di Jawa Barat, di Kota Bandung, Kamis 10 Oktober 2024. 

FOTO: Paparan Kinerja Sektor Jasa Keuangan dan Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal di Jawa Barat
foto-foto: syamsuddin nasoetion

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat Imansyah (kedua kanan) bersama Ketua Jawa Barat Sapu Bersih Hoaks (Jabar Saber Hoaks) Alfianto Yustinova (kanan), Subdit 2 Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Barat AKP Dikdik Sudrajat, dan Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 OJK Provinsi Jawa Barat Aulia Fadly (kiri) menyampaikan pemaparan terkait Kinerja Sektor Jasa Keuangan dan Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal di Jawa Barat, di Kota Bandung, Kamis 10 Oktober 2024. 

OJK Provinsi Jawa Barat menilai stabilitas sektor jasa keuangan Provinsi Jawa Barat sampai dengan 31 Agustus 2024 terjaga stabil dan resilien dengan kinerja keuangan yang bertumbuh. Dalam upaya pemberantasan kegiatan keuangan ilegal, dari 1 Januari hingga 24 September 2024, OJK telah menerima 12.733 pengaduan terkait entitas ilegal, dengan rincian 12.021 pengaduan mengenai pinjaman online ilegal dan 712 pengaduan terkait investasi ilegal. (syamsuddin nasoetion)


Editor : Doni Ramdhani