Gaduh Pungli BCH, Oded Siapkan Regulasi

Gaduh Pungli BCH, Oded Siapkan Regulasi
Bandung Creative Hub
INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial bakal segera menyiapkan peraturan tentang kebijakan pengelolaan ‎Bandung Creative Hub (BCH). 
 
Hal itu sebagai tindak lanjut kegaduhan terkait gedung milik Pemerintah Kota (Pemkot) khusus untuk aktivitas kreatif tersebut.
 
Sebelumnya, masalah BCH sempat menghangat karena adanya dugaan pungutan liar (pungli) dan pemecatan karyawan kontrak. Hal itu pun telah diklarifikasi langsung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).
 
Oded mengungkapkan pengelolaan di BCH selama ini hanya berlandaskan pada arahan lisan saja dari wali kota Bandung sebelumnya, Ridwan Kamil. Sehingga, menurutnya tidak ada aturan yang kuat dan terperinci untuk mengelola BCH.
 
"Laporan Bu Kenny (Kepala Disbudpar) di situ belum ada kebijakan yang permanen, sehingga kebijakan pengelolaan hanya dari lisan dari Pak Wali yang dulu," kata Oded di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Jumat (18/1).
 
Sebagai tahap awalnya, Oded sudah meminta Disbudpar bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) beserta ‎sejumlah dinas lainnya untuk melakukan evaluasi terhadap keberadaan BCH. Mulai dari soal fisik bangunan sampai aturan dan Sumber Daya Manusia (SDM) di dalamnya.
 
"Justru kemarin waktu di Rapim baru meminta kepada Bu Kenny dan Pak Eric (Kepala Disdagin) dan dinas terkait pembangunan BCH juga untk duduk bersama melakukan evaluasi," cetusnya.
 
Oded memastikan untuk ke depannya akan dibuat regulasi yang jelas terkait gedung BCH. Sehingga, pengelolaan dan segala aktivitas didalamnya bisa terselenggara dengan baik.
 
"Makanya saya minta Bu Keny dan Pak Sekda dikawal betul supaya dirapihkan. Yang jelas dulu itu dibangun, sudah jadi tapi belum dipayungi dengan kebijakan yang ada," ujarnya.
 
Oded ingin agar BCH bisa mengakomodir kreativitas anak muda Kota Bandung secara maksimal. Oleh karenanya, sambung dia, harus didukung dengan aturan jelas agar masyarakat bisa menggunakan BCH dengan tenang.
 
"Semangat awal kan untuk menampung orang kreatif, prinsipnya substansinya itu. Nanti urusan manajemen seperti apa, apakah UPT atau dibentuk khusus akan dianalisanya saja, jangan sampai cepet tapi tidak komprehensif,‎" pungkasnya. 


Editor : inilahkoran