Gak Kalah dengan Pilpres, Calon Ketua OSIS Saling Adu Gagasan di Pemilu Ala SMPN 1 Cimahi 

Perhelatan pesta demokrasi tak hanya dilaksanakan oleh peserta Pemilu 2024 saja. Namun, juga dihelat secara meriah oleh warga SMP Negeri 1 Cimahi.

Gak Kalah dengan Pilpres, Calon Ketua OSIS Saling Adu Gagasan di Pemilu Ala SMPN 1 Cimahi 
Perhelatan pesta demokrasi tak hanya dilaksanakan oleh peserta Pemilu 2024 saja. Namun, juga dihelat secara meriah oleh warga SMP Negeri 1 Cimahi./ Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Cimahi - Perhelatan pesta demokrasi tak hanya dilaksanakan oleh peserta Pemilu 2024 saja. Namun, juga dihelat secara meriah oleh warga SMP Negeri 1 Cimahi.

Kendati demikian, Pemilu yang dilaksanakan di SMPN 1 Cimahi bukan memilih Presiden dan Wakil Presiden ataupun calon anggota legislatif melainkan memilih calon Ketua Osis dan MPK SMPN 1 Cimahi yang baru.

Layaknya tahapan Pemilu Serentak 2024, pemilihan calon Ketua OSIS dan Ketua MPK SMPN 1 Cimahi juga diisi dengan kegiatan kampanye dan debat terbuka yang dihadiri seluruh warga sekolah.

"Kegiatan ini merupakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ke-4 dengan tema 'Suara Demokrasi' dengan melibatkan seluruh warga SMP Negeri 1 Cimahi," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Cimahi Sri Mulyaningsih saat ditemui baru-baru ini.

Perempuan yang akrab disapa Yani ini menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya untuk mendalami konsep demokrasi yang tengah berkembang saat ini.

Tujuannya, untuk memberikan pemahaman para siswa dan siswi terkait arti demokrasi. Sehingga, mereka bisa menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari.

"Berhubung bulan Februari ini merupakan momen Pemilu 2024 dan kebetulan kita juga ada kegiatan pemilihan ketua OSIS. Jadi, kita aplikasikan, sehingga kegiatan ini tidak hanya asal memilih ketua OSIS atau MPK saja," terangnya.

"Sebelumnya, di awal mereka diberikan pemahaman tentang demokrasi," sambungnya.

Lebih lanjut Yani menuturkan, dalam proyek P5 ini pun ada sejumlah tahapan yang harus dilalui, antara lain aktualisasi, kontekstual dan aplikasi pada kelas-kelas diferensiasi.

"Yang mengikuti kegiatan itu siswa kelas VIII. Mereka ada yang menjadi Bawaslu, KPPS, KPU, tim sukses hingga tim survei," tuturnya.

Tak hanya itu, sambung Yani, pihaknya pun memperkenalkan kegiatan numerasi tentang bagaimana mengelola atau mengolah quick count meski metodenya diperkenalkan kepada para siswa di kelas.

"Kampanye dan debat untuk pemilihan Ketua OSIS dan Ketua MPK di SMPN 1 Cimahi berlangsung meriah, mencerminkan semangat demokrasi di kalangan siswa," paparnya.

"Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan siswa pada sistem pemilihan umum, mirip dengan proses pemilu legislatif," sambungnya.

"Antusiasme siswa-siswi tercermin dalam dukungan mereka terhadap calon masing-masing, menunjukkan keterlibatan yang tinggi dalam proses demokrasi sekolah," ungkapnya.

Dalam penyampaian visi dan misi, tiga calon ketua OSIS pun terlihat berkompeten dan visioner dalam menyampaikan. Bahkan, memiliki wawasan yang cukup luas.

Seperti yang diutarakan Dinda Velayath (13), calon kandidat ketua OSIS nomor urut 3 ini menjadikan pengalamannya saat masuk ke SMPN 1 Cimahi yang tidak mudah menjadi alasan dirinya berani untuk mencalonkan sebagai calon ketua OSIS di SMPN 1 Cimahi.

"Selama berada di sini, saya mendapat banyak ilmu tentang menjadi siswa yang baik dan berkarakter. Pengalaman ini membentuk prinsip saya untuk berbakti kepada SMP Negeri 1 Cimahi melalui organisasi OSIS," ungkapnya.

Tak hanya itu, Dinda pun berharap OSIS bisa menjadi wadah yang lebih baik untuk menampung aspirasi, bakat, dan kreativitas siswa-siswi, sesuai dengan visi organisasi tersebut.

"Saya memiliki daya saing nasional dalam segala aspek prestasi sekolah. Oleh karena itu, saya ingin membawa SMPN 1 Cimahi ini sampai terlihat ke lingkungan," ucapnya.

Berbeda dengan Dinda, kandidat calon ketua OSIS nomor urut 2, Ifes Amanda Priscilia berkomitmen untuk memberikan pengabdiannya kepada SMPN 1 dengan tujuan meningkatkan reputasi sekolah tersebut. 

Ifes bertekad untuk mengangkat nama baik sekolah dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa SMPN 1 merupakan sekolah yang unggul di Cimahi.

"Saya saya ingin memperkenalkan SMPN 1 Cimahi dengan OSIS. Selain itu, saya ingin semua siswa-siswi berprestasi dalam bidang tertentu masing-masing," ucap siswi berusia 14 tahun tersebut.

Tak cukup sampai di situ, Ifes juga melakukan pendekatan langsung pada para siswa dan mendengarkan aspirasi dari setiap siswa sebagai salah satu strategi agar dirinya terpilih menjadi ketua OSIS.

"Banyak kenalan di sekolah ini sehingga cara pendekatannya itu kalau sudah jadi teman sudah dekat dan tentunya menimbulkan rasa percaya. Rasa percaya ini bisa saya manfaatkan untuk meyakinkan saya layak untuk dipilih," tambah Ifes dengan penuh semangat.

Di tempat yang sama, calon kandidat ketua OSIS nomor urut 1, Indriani Azalea (14) menyampaikan bakal berupaya untuk meningkatkan pemahaman publik tentang dirinya sebagai calon ketua OSIS. 

Indri pun memastikan bakal aktif bersosialisasi dengan siswa lainnya dengan menjelaskan secara langsung karakter dan visinya sebagai seorang pemimpin.

"Saya selalu ingin bertanya kepada siswa-siswi keinginan apa sih yang ingin diinginkan dari aspirasi dan pendapat, sehingga saya dapat menyimpulkan bahwa akan ada kegiatan apa di sekolah," ungkapnya.

"Jadi itu juga saya memasang strategi untuk mencari lebih dalam, apa sih yang diinginkan siswa. Dan bersosialisasi dengan teman-teman serta ingin mewujudkan keinginan yang mereka mau dalam sekolah," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana