Gangguan Ginjal Akut Serang Banyak Anak Usia di Bawah Lima Tahun, Dokter RSHS: Inilah Gejalanya

Kasus gangguan ginjal akut yang didominasi menyerang anak-anak saat ini tengah jadi pembicaraan. Di RSHS Bandung, sudah menangani 12 kasus pasien.

Gangguan Ginjal Akut Serang Banyak Anak Usia di Bawah Lima Tahun, Dokter RSHS: Inilah Gejalanya
Konsultan Nefrologi Anak RSHS Prof Dany Hilmanto di RSHS Bandung mengatakan, kebanyakan yang mengalami kasus gangguan ginjal akut tersebut rata-rata usianya di bawah enam tahun. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Bandung - Kasus gangguan ginjal akut yang didominasi menyerang anak-anak saat ini tengah jadi pembicaraan. Di RSHS Bandung, sudah menangani 12 kasus pasien.

Konsultan Nefrologi Anak RSHS Prof Dany Hilmanto di RSHS Bandung mengatakan, kebanyakan yang mengalami kasus gangguan ginjal akut tersebut rata-rata usianya di bawah enam tahun.

"(Untuk kasus gangguan ginjal akut) Ada juga yang di ICU satu orang," kata Dany di RSHS Bandung, Rabu 19 Oktober 2022.

Untuk penanganannya, RSHS berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). RSHS juga ikuti pedoman yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan dalam penanganan penyakit gangguan ginjal akut pada anak.

Pedoman itu, kata dia, sudah memberikan alur penanganan secara jelas yang juga dipedomani dari fasilitas kesehatan tingkat puskesmas.

Gejala yang ditimbulkan jika anak mengalami demam, batuk, atau pilek, selama 14 hari, maka dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan medis.

"Kalau masih normal-normal ya dipantau, kalau nggak normal ya pasien dibawa ke rumah sakit rujukan, di pedomannya juga sudah disampaikan jelas," kata dia.

Terpisah, Staf Divisi Nefrologi Dr Ahmedz Widiasta mengatakan banyak pasien yang idap penyakit tersebut, berasal dari Kota Bandung dan Kabupaten.

Saat ini, RSHS bersama dengan Dinas Kesehatan di berbagai wilayah untuk bisa mendeteksi penyakit itu sejak dini agar penanganan bisa lebih cepat dilakukan.

"Jadi banyaknya di bawah lima tahun, gejalanya itu seperti demam yang tidak terlalu tinggi, muntah, batuk, dan pilek," kata Ahmedz.*** (cesar yudistira)


Editor : Doni Ramdhani