INILAHKORAN, Bandung - PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menunjukan keberhasilannya dalam mendirikan Akademi Persib. Terbukti beberapa pemain di antaranya terpanggil timnas.
Setidaknya empat pemain dari Akademi Persib masuk dalam daftar pemain timnas U-19 untuk program pemusatan latihan di Korea Selatan. Mereka adalah Kakang Rudianto, Dimas Juliono Pamungkas, Ferdiansyah dan Roby Darwis.
Jauh sebelum mereka, ada nama-nama jebolan Akademi Persib lainnya seperti Febri Hariyadi, Henhen Herdiana, Gian Zola Nasrulloh hingga Beckham Putra Nugraha. Bahkan saat ini selalu menjadi pilihan utama di Liga 1 2021/2022.
Tidak hanya mencetak prestasi secara individu, Akademi Persib atau Diklat Persib juga berhasil meraih banyak prestasi lainnya. Mulai dari juara Liga 1 U-19 dan Liga 1 U-16 tahun 2018, juara Persib Putri, tahun ini Akademi Persib menyabet dua gelar runner up di Elite Pro Academy usia U-16 dan U-18.
Pelatih Persib U-17 Piala Soeratin Jawa Barat, Gilang Angga Kusuma membeberkan bagaimana pendekatan Persib mendukung sepak bola dari level akar rumput. Termasuk juga bagaimana transisi karier dari Akademi masuk ke Diklat Persib.
"Pengenalan permainan bola dari dasar, bagaimana caranya anak-anak senang sebelum melanjutkan kepada teknik lebih meningkat," kata Gilang Angga dalam acara Sampurasun Persib dengan tema, peran Akademi Persib untuk sepak bola Indonesia yang berlangsung di 1933 Dapur dan Kopi, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin 28 Februari 2022.
Gilang Angga yang sempat membela Persib pada musim 2002 hingga 2011 itu mengatakan dengan mengadopsi pembinaan dari Inter Academy, pembinaan di Persib memiliki ciri khas yang berbeda dengan pola pendidikan lainnya. Tidak hanya berbicara soal menendang dan mencetak gol, namun, sepak bola seharusnya yang membentuk karakter untuk menjadi sosok baik dalam kehidupan, tidak hanya soal juara.
"Jelas jenjangnya. Program dari awalnya, tidak hanya berlatih secara teknis di lapangan. Tapi, bagaimana hormat kepada orang tua, pelatih dan sikap di lapangan dan tim bagaimana," tuturnya.
Disisi lain, General Manajer Akademi Persib, Yoyo S Adiredja mengatakan jika hadirnya Akademi Persib sebagai usaha manajemen untuk membuat jenjang yang terencana sebagai pesepak bola. Sebab, dari Akademi Persib, pemain punya banyak kesempatan untuk meningkatkan kualitasnya, bergabung Diklat Persib hingga menyusul pemain lainnya ke senior bahkan timnas.
"PT PBB sudah menyediakan tempat bertingkat, lengkap. Usia pembinaan dini dan muda di Akademi, yang pemain pilihan dan terbaik ke Diklat Persib untuk bermain di Elite Pro Akademi, dari Diklat bisa mengisi ada Persib senior, ada Bandung United atau Maung Anom," jelas Yoyo.(Muhammad Ginanjar)