Gas Elpiji 3 Kilogram Langka, Warga Katapang Sudah Antre Lama tapi Pulang Dengan Tangan Hampa

Warga Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung kesulitan, gas elpiji 3 kilogram langka. 

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka, Warga Katapang Sudah Antre Lama tapi Pulang Dengan Tangan Hampa
Lantaran kondisi gas elpiji 3 kilogram langka itu, meski telah antre berlama-lama seorang ibu yang membawa satu tabung harus pulang dengan tangan hampa karena agen tak mau melayani dengan alasan bukan warga sekitar. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN, Soreang - Warga Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung kesulitan, gas elpiji 3 kilogram langka

Lantaran kondisi gas elpiji 3 kilogram langka itu, meski telah antre berlama-lama seorang ibu yang membawa satu tabung harus pulang dengan tangan hampa karena agen tak mau melayani dengan alasan bukan warga sekitar.

"Sedih sekali saya sudah lama ikut antre mau beli karena gas elpiji 3 kilogram langka. Eh malah ditolak enggak dikasih sama agennya, alasannya saya bukan warga sekitar dan enggak punya kupon," kata Hasanah (50) salah seorang warga Katapang, yang ditemui di depan agen gas elpiji di Kampung Cikambuy Girang, Desa Dangkanhurip Kecamatan Kapatang, Kabupaten Bandung, Senin 3 Februari 2025. 

Hasanah yang datang bersama suaminya dengan sepeda motor itu, terpaksa putar badan dengan raut wajah kecewa. Pasalnya, sebelum ia ikut antre di agen gas tersebut, telah berkeliling mendatangi beberapa agen dan juga SPBU yang biasa menjual gas elpiji. Namun hasilnya nihil dan ia diarahkan untuk mendatangi agen terdekat dari rumahnya.

"Agen terdekat pun sama saja, katanya enggak ada kosong. Ini bagaimana ya, rakyat kecil seperti kami mau beli saja kok dipersulit, apalagi kalau kami mau minta yah," ujarnya.

Anton (28) salah seorang warga Cikambuy Hilir mengaku pasrah harus antre di agen. Sebelum antre, hari sebelumnya ia telah mendaftarkan diri ke agen tersebut dengan membawa KTP. Kata dia, pigak agen memberikan sebuah kupon antrean untuk menebus gas elpiji 3 kilogram di tempat itu.

"Saya bawa tabung 2, tapi ini juga enggak tahu mau dikasih berapa. Katanya sih dibatasi pembeliannya," katanya.

Berdasarkan pantauan, antrean warga dibeberapa agen elpiji terlihat hampir disemua kecamatan di Kabupaten Bandung. 

Warga yang membawa-bawa tabung gas elpji 3 kilogram warna hijau pun kerap terlihat mondar-mandir dengan sepeda motor ataupun berjalan kaki di jalan-jalan pemukiman maupun jalan raya.


Editor : Doni Ramdhani