Gawat! Kerusakan Ekosistem Bikin Tirta Kahuripan Waswas
Kerusakan ekosistem dan perubahan iklim membuat debit mata air di Kabupaten Bogor berpotensi menurun. Tirta Kahuripan pun waswas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cibinong – Kerusakan ekosistem dan perubahan iklim membuat debit mata air di Kabupaten Bogor berpotensi menurun. Tirta Kahuripan pun waswas.
Untuk memastikan ketersediaan air bersih untuk masyarakat, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor melakukan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Tirta Kahuripan mengedepankan prinsip konservasi air dan perlindungan lingkungan sekitar sumber mata air. Salah satunya adalah Sumber Mata Air Ciburial di Kecamatan Ciomas.
Sumber mata air Ciburial adalah salah satu sumber air baku utama Tirta Kahuripan untuk memasok air bagi penduduk Kabupaten Bogor, maupun daerah di sekitarnya.
Direktur Umum Tirta Kahuripan Abdul Somad menuturkan untuk mengembalikan debit air di mata air tersebut, pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan USAID, pada 2020 telah membangun sumur resapan sebanyak 157 di wilayah Tamansari dan Ciomas.
“Hasil dari pembangunan sumur resapan tersebut terjadi peningkatan debit air pada Sumber Mata Air Ciburial,” katanya.
Terpantau pada 2024 terjadi kenaikan debit sebesar 430 liter per detik. “Tentu saja langkah ini dinilai sangat efektif dalam konservasi sumber mata air,” tutur Abdul Somad kepada wartawan, Kamis, 23 Januari 2025. (*)
Editor : Zulfirman

