Pelajari 3 Dimensi Burnout Supaya Terhindar Dampak Negatif Sifat Ambisius
Pernahkah kalian mempunyai teman yang super ambisius. Bisa mengerjakan semuanya dalam sekaligus dan tau arah mencapai mimpinya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pernahkah kalian mempunyai teman yang super ambisius. Bisa mengerjakan semuanya dalam sekaligus dan tau arah mencapai mimpinya.
Dia bahkan menikmati berada dalam situasi kegagalan. Apakah yang akan kalian lakukan jika mempunyai teman seperti itu?
Kekuatan seseorang dalam menentukan dan berani mengambil resiko hidup itu berbeda-beda. Mempunyai teman ambisius terkadang membuat kita menjadi lebih pesimis.
Baca Juga: Lantaran Kantin Sekolah Tutup saat PTM 100 Persen di Kota Bandung, Siswa Wajib Bawa Bekal Sendiri
Baca Juga: Daftar Reputasi Bisnis Girl Band Bulan Januari Diumumkan, BLACKPINK Masih Paling Tinggi
Dalam istilah psikologi hal itu disebut Burnout, yaitu istilah yang menggambarkan perasaan kegagalan dan kelesuan akibat tuntutan yang berlebihan dengan membandingan kekuatan orang lain.
Salah satu peneliti pionir dari konsep Burnout, Chistina Maslach dalam Youtube Great Mind menjelaskan 3 dimensi Burnout. Yuk simak supaya lebih paham!
- Exhaution
Kelelahan secara fisik, mental, maupun energi.
Baca Juga: Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Tinjau Proyek Tol Cisumdawu
Baca Juga: Terungkap! Ini Sosok Penyanyi Dangdut VC yang Ditangkap Terkait Narkoba
- Cynicism (Depersonalisasi)
Karena terlalu capek dan lemah, mengakibatkan munculnya pola pikir negatif terhadap orang lain. Mudah kesal dan tidak ingin bersosialisasi. Bahkan idealismenya mulai hilang.
- Inefficacy
Produktifitas atau pencapaian yang menurun. Termasuknya juga hilangnya kepercayaan diri dalam bekerja.
Mungkin kalian pernah mengalami salah satu dari ketiga. Namun yang berbahaya adalah saat ketiganya terjadi bersamaan dan dibiarkan saja.
Baca Juga: ‘The Pirates: Goblin Flag’ Rilis Trailer Utama, Didominasi Adegan Action dan Humor
Karena Burnout adalah efek jangka panjang dari situasi kerja yang menekan. Jadi selalu ingat bahwa sifat ambisius itu baik selagi digunakan sesuai porsinya.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


