Kalap Melahap Menu Lebaran? Penderita Maag Wajib Baca Ini Agar Tidak Kambuh

Berikut ini tips-tips bagi para penderita maag agar tetap bisa menikmati lezatnya berbagai menu makanan Lebaran.

Kalap Melahap Menu Lebaran? Penderita Maag Wajib Baca Ini Agar Tidak Kambuh
Para penderita maag wajib memerhatikan beberapa hal sebelum menyantap menu Lebaran.

INILAHKORAN, Bandung-Makan makanan pedas, asam, berlemak, asin, kafein dan soda memang nikmat disantap hari Lebaran.

Seolah balas dendam setelah 30 hari menjalankan ibadah puasa, segala jenis makanan dan minuman memang menggoda untuk dicicipi bertepatan dengan hari Raya Idulfitri 2022 ini. 

Bagi anda yang memiliki riwayat penyakit maag atau gerd perlu waspada ketika hendak menyantap makanan di momen lebaran. Mencegah agar maag dan gerd anda kambuh akan lebih baik daripada mengobati. 
 
 
Gejala maag memang penyakit kambuhan, di mana dapat datang lantantaran terpicu oleh banyak hal. Termasuk pula karena pola makan yang kurang baik, dapat membuat penyakit yang satu ini kembali datang menyerang. 
 
Berikut ini, ada sejumlah tips sebagai upaya mencegah maag dan gerd kambuh saat merayakan Lebaran. Lantas, bagaimana cara mencegahnya? 
 
1. Membatasi makanan pedas, asam dan berlemak.
 
Siapa yang tidak tergoda dengan menu lebaran yang lazim disajikan, seperti opor, gulai, sambel goreng dan yang lainnya. Namun ketika anda memiliki riwayat maag dan gerd tentunya harus membatasi mengkonsumsi makanan pedas, asam dan berlemak. 
 
Karena, makanan pedas mengandung capsaicin bisa mengiritasi lapisan perut atau lambung yang sudah terluka. Sedangkan makanan asam, memicu asam lambung yang tinggi. 
 
 
Pun demikian dengan makanan tinggi lemak, di mana lambung akan membutuhkan kerja yang ekstra untuk mencernanya.  
 
2. Jangan kalap tapi makanlah dengan porsi yang wajar.
 
Makan dengan porsi kecil namun sering akan lebih baik dibandingkan melahap hidangan lebaran secara kalap.
 
Yang perlu anda lakukan adalah makan secara tepat waktu namun dengan porsi kecil dan juga mengunyahnya pelan-pelan. 
 
 
Dengan begitu Anda bisa menghindari kenaikan asam lambung akibat perut yang kelamaan tidak terisi makanan.
 
3. Jangan Tiduran Setelah Makan 
 
Mata terasa berat setelah melahap makanan memang kerap dialami oleh setiap orang. Namun ada baiknya untuk memberi  jeda 2 atau 3 jam setelah makan sebelum anda terbaring atau rebahan.
 
 Tujuannya, agar asam lambung yang diproduksi setelah makan tidak naik ke kerongkongan dan membuat maag kumat.
 
Namun bukan berarti juga anda harus melakukan kegiatan yang berat setelah mengisi perut. Justru hal itu dapat memicu kambuhnya gejala maag. 
 
 
Yang disarankan, anda dapat memanfaatkan waktu ini untuk berjalan santai agar gerakan usus jadi lebih lancar dalam mencerna makanan dan tentunya mencegah asam naik melewati perut.
 
4. Hindari Kafein dan minuman asam juga bersoda.
 
Setelah perut terisi oleh makanan, memang paling mantap apabila meneguk minuman dingin bersoda. Atau juga minum kopi yang mengandung kafein sebagai upaya menahan ngatuk. 
 
Namun tentunya harus tahu kafein dan soda adalah pantangan bagi penderita maag dan gerd, terutama jika diminum secara berlebihan.
 
Minum kopi dan minuman bersoda, terutama pada orang yang memiliki penyakit gerd. Kedua jenis minuman ini diketahui dapat memicu perut mulas dan memperparah gejala gerd.
 
 
5. Minum obat dan istirahat
 
Kelalaian dapat dialami oleh siapa saja, termasuk oleh para penderita maag dan gerd. Jika lambung anda sudah terlanjur terasa pedih dan tidak karuan maka minum obat dapat menjadi jalan terakhir. 
 
Pilihlah obat yang biasa anda gunakan, dan beristirahat agar maag dan gerd anda cepat pulih. 


Editor : inilahkoran