INILAHKORAN, Bandung -
Persib Bandung akhirnya tak jadi tim musafir untuk bisa mengarungi putaran kedua
Liga 1 2022/2023. Pasalnya, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (
GBLA) yang selama ini menjadi kandangnya dalam kategori 'baik'.
Kategori baik itu diberikan kepada Stadion
GBLA berdasarkan hasil risk assessment yang dilakukan tim Mabes Polri. Tim penilaian risiko Stadion
GBLA ini dipimpin Kombes Pol. Murry Mirranda, S.I.K dengan anggota Mahfud Fahrur Rozi, S.E, Dra. Yoyoh Indayah, M.Si, Ir. Dedi Murdiana,S.St,
M.KE dan AKBP Yulian Perdana, S.I.K.
Penilaian risiko Stadion
GBLA meliputi sarana dan prasarana yang masing-masing memiliki bobot berbeda. Aspek infrastruktur (20%), kesehatan (10%), risiko kompetisi (20%), keamanan pada sistem manajemen pengamanan (30%), keselamatan (10%), dan informasi (10%).
Berdasarkan penilaian dari seluruh aspek tersebut, penyelenggara pertandingan
Persib bisa dikatakan memenuhi standar keselamatan dan keamanan untuk menggunakan Stadion yang berada di Gedebage, Kota Bandung itu.
Ini bukan kali pertama
Persib mendapat penilaian risiko di Stadion
GBLA. Sebelumnya, PT
Persib Bandung Bermartabat sudah memperolehnya dari Polda Jawa Barat sehingga dijadikan bahan perbaikan untuk risk assessment.
Bedanya, kali ini lebih detail sesuai dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2022. Bahkan, penilian mencakup lebih banyak aspek dibandingkan yang pertama
Persib dapatkan.
Meski mendapat nilai tinggi, hasil tersebut tetap membuat
Persib dan pengelola
GBLA memiliki pekerjaan rumah untuk terus meningkatkan standar penyelenggaraan sebuah pertandingan.
"Risk assessment yang diinisiasi Ditpamobvit Polda Jawa Barat kami jadikan acuan untuk memperbaiki dan itu sebagai syarat penyelenggaraan
Liga 1 2022/2023. Tentunya, masih banyak hal yang perlu kami tingkatkan agar lebih baik lagi," ucap General Coordinator
Persib, Budhi Bram Rachman seperti dilansir laman resmi
Persib.
Sebelumnya,
Persib berpeluang jadi tim musafir dalam mengarungi putaran kedua
Liga 1 2022/2023. Pasalnya, Stadion
GBLA yang menjadi
home base bagi Maung Bandung selama ini, tidak lolos verifikasi.
Dari rilis yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, hanya 16 Stadion yang lolos verifikasi usai terjadinya tragedi Kanjuruhan. Sementara
GBLA, tidak termasuk.
Ke-16 Stadion tersebut enam di antaranya merupakan Stadion yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023. Seperti halnya Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Stadion si Jalak Harupat Bandung, Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.
Selain itu ada pula Stadion Batakan di Balikpapan dan Stadion Jatidiri Semarang yang baru selesai di renovasi. Termasuk juga Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.(Muhammad Ginanjar)